get app
inews
Aa Text
Read Next : Puluhan Ribu Driver Ojol Demo di Kawasan Monas, Ini Tuntutannya

Bentuk Penghargaan, BHR 2026 dan Program Umrah untuk Mitra Pengemudi Transportasi Online

Jum'at, 06 Maret 2026 | 14:11 WIB
header img
Chief Executive Officer Grab Indonesia, Neneng Goenadi. (foto: istimewa)

JAKARTA, iNewsSemarang.id - Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama Kementerian Ketenagakerjaan telah mengumumkan program Bonus Hari Raya (BHR) 2026 bagi Mitra Pengemudi transportasi online di Indonesia. 

Grab menyambut baik langkah tersebut dan menegaskan komitmennya melalui peningkatan signifikan Program BHR 2026.

“Grab hadir untuk Indonesia, senantiasa mendukung program Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, untuk memperkuat ekosistem ekonomi digital yang adil, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus membuka lebih banyak kesempatan berusaha bagi masyarakat di berbagai daerah,” jelas Chief Executive Officer Grab Indonesia, Neneng Goenadi, Rabu (4/3/2026).

Menurutnya, model kemitraan yang fleksibel mencerminkan semangat ekonomi kerakyatan dan gotong royong, memberi lebih banyak orang kesempatan untuk berusaha serta membantu banyak keluarga memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“BHR 2026 merupakan bentuk penghargaan tulus Grab kepada seluruh Mitra Pengemudi dengan produktivitas tinggi yang setiap hari melayani masyarakat Indonesia. Program ini lahir dari itikad baik dan disusun berdasarkan produktivitas para Mitra Pengemudi. Kami ingin memastikan dukungan yang berdampak langsung dan benar-benar dirasakan oleh para Mitra Pengemudi, khususnya di bulan yang penuh berkah ini,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa pemerintah telah melakukan koordinasi lintas kementerian serta komunikasi intensif dengan seluruh perusahaan aplikator untuk memastikan BHR 2026 berjalan tepat waktu dan tepat sasaran. 

Ia menyampaikan bahwa secara nasional, program BHR tahun ini akan menjangkau sekitar 850.000 Mitra Pengemudi aktif dari seluruh aplikator.

Dari jumlah tersebut, lebih dari 400.000 Mitra Pengemudi berasal dari ekosistem Grab, sejalan dengan skema berbasis produktivitas aktif di platform. Penegasan ini mencerminkan komitmen bersama antara pemerintah dan pelaku industri untuk menjaga keseimbangan antara perlindungan mitra, keberlanjutan usaha, serta stabilitas ekosistem ekonomi digital.

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, juga telah menyampaikan bahwa skema BHR perlu mempertimbangkan karakter fleksibilitas model kemitraan di sektor ekonomi digital. 

“Jadi memang sesuai dengan tahun lalu tentu kita harus fair dan memahami kondisi fleksibilitas dari bisnis ini, maka BHR itu kan harus sesuai dengan keaktifan mereka (Mitra Pengemudi). Orang yang memang full (time) dengan orang yang part-time itu harusnya berbeda. Karena ini kan model bisnisnya berbeda dengan pekerja biasa,” ujarnya. 
 

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut