Operasi Ketupat Candi 2026, Polda Jateng Kerahkan 28.980 Personel Amankan Arus Mudik-Balik Lebaran
Polda Jateng Hadirkan Berbagai Inovasi Pelayanan
Sementara itu, Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo menyampaikan bahwa selain melakukan pengamanan jalur mudik, Polda Jateng juga menghadirkan berbagai inovasi pelayanan kepada masyarakat guna mendukung perjalanan mudik yang aman dan nyaman.
Dua program unggulan yang disiapkan yakni Valet Ride bagi pemudik sepeda motor serta layanan digital Chatbot Si Polan yang dapat diakses masyarakat selama masa arus mudik dan balik Lebaran.
“Program Valet Ride kami siapkan sebagai alternatif perjalanan yang lebih aman bagi pemudik sepeda motor. Sementara itu, chatbot Si Polan akan membantu masyarakat memperoleh berbagai informasi lalu lintas, layanan kepolisian, hingga jalur alternatif selama perjalanan mudik,” jelas Kapolda.
Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan darurat kepolisian melalui Call Center 110 serta berbagai fasilitas hospitality yang telah disiapkan di pos pengamanan, pos pelayanan, maupun rest area di sepanjang jalur mudik wilayah Jawa Tengah.
Skema Pengaturan dan Rekayasa Lalu Lintas
Sementara, Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Pratama Adhyasastra mengungkapkan bahwa pihaknya bersama instansi terkait telah menyiapkan berbagai skema pengaturan dan rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi kepadatan kendaraan selama arus mudik dan arus balik Lebaran.
Rekayasa lalu lintas tersebut meliputi penerapan one way nasional, sistem ganjil genap, pembatasan operasional kendaraan sumbu tiga berdasarkan SKB tiga kementerian, serta kemungkinan penerapan one way lokal di sejumlah jalur di Jawa Tengah yang akan disesuaikan dengan dinamika arus lalu lintas di lapangan.
“Saat arus balik nanti kita juga menyiapkan Tol Fungsional di Exit Bawen yang beroperasi mulai pukul 05.00 hingga pukul 17.00 WIB,” jelasnya.
Imbauan Polda Jateng untuk Pemudik
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto mengimbau masyarakat agar mempersiapkan perjalanan mudik dengan baik demi keselamatan selama di perjalanan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan matang sebelum berangkat, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, serta mengisi bahan bakar secara penuh agar tidak mengalami kendala selama perjalanan. Selain itu, pemudik juga perlu menjaga kondisi fisik dan tidak memaksakan diri apabila merasa lelah,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para pemudik untuk memanfaatkan berbagai fasilitas yang telah disediakan petugas di sepanjang jalur mudik.
“Manfaatkan layanan hospitality yang tersedia di pos pengamanan, pos pelayanan maupun rest area di wilayah Jawa Tengah untuk beristirahat apabila merasa lelah, sehingga perjalanan mudik dapat berlangsung aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan,” tambahnya.
Editor : Ahmad Antoni