get app
inews
Aa Text
Read Next : Kasus Mahasiswa Gegar Otak Diduga Dianiaya Puluhan Teman Sekampus, Ini Penjelasan Undip

Viral Foto Terduga Pelaku Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS Andrie Yunus, Ini Kata Polisi

Minggu, 15 Maret 2026 | 12:44 WIB
header img
Terduga pelaku penyiram air keras ke aktivisi KontraS, Andrie Yunus. (foto: screenshoot akun medsos)

JAKARTA, iNewsSemarang.id - Foto terduga pelaku penyiram air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus beredar di dunia maya. Foto tersebut viral di media sosial.

Foto yang beredar itu mirip rekaman CCTV yang beredar dengan menampilkan dua orang tengah mengendarai sepeda motor matic warna putih.

Terlihat pria pengemudi memakai baju putih sementara yang membonceng mengenakan kaus biru. Dari foto yang beredar luas di X, gambar kedua orang tersebut tampak lebih jelas.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra menegaskan foto tersebut hasil dari Artificial Intelligence (AI). “Itu AI,” sebut Roby dikutip Minggu (15/3/2026).

Dia menilai, adanya foto tersebut justru mempersulit ciri-ciri dari para pelaku. “Malah mendistract ciri-ciri pelaku sebenernya,” ujar dia.

Sebagai informasi, penyiraman air keras yang dialami oleh Aktivis KontraS Andrie Yunus terjadi di kawasan Jakarta Pusat.

Kronologi Aktivis Kontras Disiram Air Keras
Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya mengungkapkan insiden itu terjadi usai Andrie Yunus menghadiri acara podcast berjudul "Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), sekitar pukul 23.00 WIB.

“Telah mengalami serangan penyiraman air keras oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) yang mengakibatkan terjadinya luka serius di sekujur tubuh terutama pada area tangan kanan dan kiri, muka, dada, serta bagian mata," kata Dimas.

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut