Sosok Praka Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI Penjaga Perdamaian yang Gugur Diserang Israel di Lebanon
KULONPROGO, iNewsSemarang.id – Sosok Praka Farizal Rhomadhon, prajurit TNI yang tergabung dalam Pasukan Penjaga Perdamaian PBB (UNIFIL) gugur akibat serangan Israel di Lebanon Selatan pada Minggu (29/3/2026).
Duka mendalam menyelimuti kediaman Praka Farizal Rhomadhon di Lendah, Kabupaten Kulonprogo, DI Yogyakarta, Senin (30/3/2026).
Sang ayah, Senam, beserta keluarga dan kerabat tak kuasa menahan tangis ketika menerima konfirmasi kabar duka tersebut. Rumah duka kini dipenuhi pelayat yang datang memberikan penghormatan terakhir bagi almarhum Fahrizal.
Berdasarkan pernyataan resmi UNIFIL, Praka Farizal gugur setelah proyektil menghantam salah satu pos penjagaan di dekat Desa Adchit Al Qusayr, Lebanon Selatan.
Insiden tragis di tengah pertempuran antara Israel dan Hizbullah tersebut juga menyebabkan satu personel TNI lainnya mengalami luka kritis.
Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, melalui akun resminya mengutuk keras serangan tersebut dan menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban di Indonesia.
Praka Fahrizal Dikenal Ramah dan Berjiwa Sosial
Di mata keluarga dan tetangga, Praka Farizal dikenal sebagai sosok yang ramah, berjiwa sosial tinggi, dan kepala keluarga yang sangat dedikatif. Almarhum meninggalkan seorang istri dan satu orang anak yang masih kecil.
"Anak saya memulai pengabdian di TNI tahun 2016, tugas pertamanya di Aceh. Dalam satu tahun terakhir, dia mendapat kepercayaan tugas mulia menjadi pasukan perdamaian PBB di Lebanon," ungkap Senam, ayah almarhum, dengan nada lirih, Senin (30/3/2026).
Praka Farizal Rhomadhon merupakan bukti nyata darma bakti prajurit asal Kulonprogo bagi negara dan perdamaian dunia.
Kepergian almarhum menjadi kehilangan besar bagi korps TNI serta masyarakat Kulonprogo. Pengabdian terakhirnya di medan tugas internasional akan selalu dikenang sebagai dedikasi tertinggi bagi kemanusiaan.
Anggota Kodam Iskandar Muda
Dari informasi yang diperoleh iNews, Praka TNI Farizal Rhomadhon merupakan anggota Yonif 113/JS Brigif 25/Siwah Kodam Iskandar Muda, Aceh.
Praka Farizal Rhomadhon lahir di Kulonprogo, 3 Januari 1998. Dia meninggalkan seorang istri serta anak yang masih berusia 2 tahun.
Selain korban meninggal, tiga prajurit TNI lainnya mengalami luka-luka dalam serangan tersebut. Seluruh korban langsung mendapatkan penanganan medis oleh tim di lapangan.
Kantor Berita Nasional Lebanon melaporkan, serangan artileri tersebut menargetkan markas unit Indonesia di Desa Adshit Al Qusayr. Tak lama setelah insiden, sejumlah helikopter UNIFIL dikerahkan untuk mengevakuasi korban.
Pemerintah Indonesia langsung merespons keras insiden prajurit TNI gugur di Lebanon tersebut. Kementerian Luar Negeri RI mengecam serangan yang menimpa pasukan penjaga perdamaian PBB.
"Indonesia mengecam keras insiden tersebut dan menyerukan dilakukannya penyelidikan yang menyeluruh dan transparan," bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Senin (30/3/2026).
Pemerintah juga menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya prajurit tersebut, sekaligus memberikan penghormatan atas pengabdiannya.
Editor: Ahmad Antoni