Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Penutupan MTQ Nasional 2026 Dikemas Lebih Meriah, Hadirkan Sejumlah Kejutan dan Hiburan
Advertisement . Scroll to see content

Relawan SAPA Tanjungmas Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak lewat Workshop Pengembangan RBI

Kamis, 17 September 2026 | 15:35 WIB
  • author Septi Wulandari
Relawan SAPA Tanjungmas Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak lewat Workshop Pengembangan RBI
Relawan SAPA Kelurahan Tanjungmas mengikuti Workshop Pengembangan Ruang Bersama Indonesia (RBI), di Rumah Sehat Pertamina, Kamis (17/9/2026). (foto: istimewa)

SEMARANG, iNewsSemarang.id – Sebanyak 25 Relawan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) Kelurahan Tanjungmas mengikuti Workshop Pengembangan Ruang Bersama Indonesia (RBI), di Rumah Sehat Pertamina, Kamis (17/9/2026). 

Kegiatan ini ditujukan untuk memperkuat kapasitas relawan dalam mendukung perlindungan perempuan dan anak sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam pembangunan di tingkat kelurahan.

Workshop ini merupakan kolaborasi Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Semarang bersama Yayasan Anantaka, Forum  Media SAPA Kota Semarang dan sejumlah pemangku kepentingan terkait.

RBI merupakan pengembangan dari program Desa/Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DKRPPA), dengan penekanan pada kolaborasi, sinergi, dan partisipasi aktif masyarakat. Kelurahan Tanjungmas sendiri memiliki pengalaman penting karena pada 2022 ditetapkan sebagai pilot project Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak pertama di Indonesia.

Direktur Yayasan Anantaka, Tsaniatus Solihah, mengatakan penguatan kapasitas Relawan SAPA menjadi bagian penting dalam implementasi RBI. Relawan tidak hanya diharapkan menjadi penerima informasi, tetapi mampu menjadi penggerak di tengah masyarakat.

“Relawan SAPA memiliki peran penting sebagai pengidentifikasi risiko, pengumpul data berbasis kelurahan, penggerak komunitas, agen perubahan sosial, responder awal kasus, sekaligus penghubung masyarakat dengan layanan formal,” kata Tsaniatus.

Menurutnya, peran tersebut mencakup edukasi pencegahan kekerasan, pemetaan kelompok rentan, pengumpulan data perempuan dan anak, hingga membantu menghubungkan korban dengan layanan yang dibutuhkan. Peran-peran tersebut juga menjadi bagian dari materi workshop RBI.

Sementara itu, Supervisor 1 HSSE Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Semarang, Ardi Maulana Mubarak menjelaskan, kolaborasi dalam pengembangan RBI di Tanjungmas diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi dapat menghasilkan aksi nyata di masyarakat.

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut