Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Berprestasi di MTQ Nasional 2026, Kafilah Jateng Diganjar Bonus Uang Pembinaan hingga Umrah
Advertisement . Scroll to see content

Antisipasi Lonjakan Kasus Campak, Pemprov Jateng Perkuat Imunisasi dan Edukasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 09:26 WIB
  • author Ahmad Antoni
Antisipasi Lonjakan Kasus Campak, Pemprov Jateng Perkuat Imunisasi dan Edukasi
Ilustrasi, penguatan imunisasi menjadi kunci pencegahan kasus campak. (Foto: AI).

Upaya tersebut juga didukung dengan capaian imunisasi yang cukup baik. Pada 2025, cakupan vaksinasi MR bayi di Jawa Tengah mencapai 106,7 persen atau melampaui target. Meski demikian, masih terdapat kantong-kantong wilayah dengan cakupan rendah yang berpotensi menjadi titik penularan.

Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kementerian Kesehatan, Maria Endang Sumiwi, mengapresiasi kinerja Jawa Tengah dalam menjaga cakupan imunisasi di tengah populasi besar.

“Jawa Tengah ini berhasil, karena dengan populasi besar, cakupan imunisasi di bawah 95 persen hanya di sedikit kabupaten/kota,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene menilai, upaya Pemprov Jateng sudah berjalan baik, namun perlu diperkuat melalui edukasi publik yang lebih masif dan kolaboratif.

“Edukasi harus terus dilakukan, melibatkan guru, orang tua, hingga influencer. Ini tidak bisa hanya dilakukan pemerintah sendiri,” ujarnya.

Ia juga menyoroti masih adanya penolakan imunisasi oleh sebagian orang tua, yang berpotensi memperluas penularan di masyarakat. Oleh sebab itu, peran sekolah dan tenaga pendidik dinilai penting dalam memberikan pemahaman kepada orang tua.
 

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut