Kereta Bangunkarta Anjlok di Bumiayu Brebes, 13 Perjalanan KA Jalur Selatan Memutar Jalur Utara
7. KA 7042 (KA Penumpang Tambahan) relasi Gambir – Surabaya Gubeng memutar via Cirebon – Semarang – Surabaya Pasarturi – Surabaya Gubeng.
8. KA 8 Bima relasi Gambir – Surabaya Gubeng memutar via Cirebon – Semarang – Brumbung – Gundih – Solo.
9. KA 251 Jayakarta relasi Surabaya Gubeng – Pasar Senen memutar via Solo – Gundih – Brumbung – Semarang – Cirebon.
10. KA 252 Jayakarta relasi Pasar Senen – Surabaya Gubeng memutar via Cirebon – Semarang – Surabaya Pasarturi – Surabaya Gubeng.
11. KA 73B Senja Utama Solo relasi Solo – Pasar Senen memutar via Solo – Gundih – Brumbung – Semarang – Cirebon.
12. KA 36 Gajayana relasi Gambir – Malang memutar via Cirebon – Semarang – Brumbung – Gundih – Solo.
13. KA 15 Argo Dwipangga relasi Solo – Gambir memutar via Solo – Gundih – Brumbung – Semarang – Cirebon.
Lebih lanjut, KAI Daop 4 juga meningkatkan kewaspadaan di titik-titik perlintasan sebidang seiring adanya peningkatan frekuensi perjalanan KA akibat pola operasi memutar.
“Kami juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melintasi perlintasan sebidang. Dengan adanya penambahan frekuensi perjalanan KA di jalur utara, masyarakat diharapkan untuk selalu disiplin, mematuhi rambu-rambu, serta mendahulukan perjalanan kereta api,” ujarnya.
KAI Daop 4 Semarang terus berkomitmen untuk menjaga keselamatan, keamanan, dan kelancaran perjalanan kereta api, serta memastikan pelayanan kepada pelanggan tetap optimal di tengah kondisi yang terjadi.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan dan terus berupaya agar operasional perjalanan KA dapat kembali normal secepatnya,” ucap Luqman.
Editor : Ahmad Antoni