get app
inews
Aa Text
Read Next : BMKG Modifikasi Cuaca di Sumatera hingga Jawa Antisipasi Hujan Ekstrem

Musim Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Kering dan Panjang, Berlangsung April hingga September

Minggu, 12 April 2026 | 05:34 WIB
header img
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau lebih kering dan panjang. (foto: istimewa)

“Pemanasan di wilayah Nino 3.4 berpotensi berkembang menjadi El Nino lemah hingga moderat, yang dapat menekan pembentukan awan hujan di Indonesia dan menyebabkan penurunan curah hujan,” ujar Ardhasena.

Ardhasena menyebut, periode kritis potensi karhutla diperkirakan terjadi mulai Mei hingga September, dengan puncak pada Agustus hingga September, seiring meluasnya wilayah dengan curah hujan di bawah normal.

Sementara itu, Plt Deputi Bidang Meteorologi BMKG Andri Ramdhani menekankan pentingnya pemanfaatan informasi cuaca jangka pendek dalam mendukung langkah mitigasi di lapangan.

“Dalam sepekan ke depan masih terdapat potensi hujan di beberapa wilayah rawan, sehingga ini menjadi window of opportunity untuk pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca sebelum kondisi semakin kering,” kata Andri.

BMKG juga terus memperkuat pemantauan hotspot secara real-time melalui data satelit yang diperbarui setiap lima menit, serta menyediakan sistem peringatan dini berbasis indeks kerawanan kebakaran hutan dan lahan.


 

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut