Detik-Detik Bayi 1,5 Tahun Hipotermia di Gunung Ungaran, Orang Tua Nekat Tembus Cuaca Dingin
SEMARANG, iNewsSemarang.id – Detik-detik bayi berusia 1,5 tahun mengalami hipotermia di Gunung Ungaran, Kabupaten Semarang, berlangsung menegangkan. Sang bayi hipotermia karena cuaca gunung yang sangat ekstrem.
Bayi tersebut dibawa kedua orang tuanya mendaki Gunung Ungaran. Sontak, aksi ini memicu kemarahan netizen, menganggap orang tua si bayi sangat egois.
Kejadian tragis ini berlangsung pada Sabtu, 11 April 2026. Sepasang suami-istri asal Kota Semarang nekat membawa bayi mereka yang baru berusia 1,5 tahun mendaki Gunung Ungaran via Jalur Perantunan, Bandungan, Kabupaten Semarang.
Sang bayi akhirnya mengalami kedinginan di tengah jalur dan harus dibantu tim SAR. Sebelum itu semua terjadi, pasangan suami-istri itu sudah diperingati akan adanya cuaca berbahaya, terlebih bagi anak-anak.
Namun peringatan tersebut tidak menyurutkan niat kedua orang tua sang bayi untuk melakukan pendakian tektok.
Mereka menyatakan sanggup menanggung risiko dan menjamin keselamatan buah hati mereka. Atas dasar pernyataan kesanggupan tersebut, petugas akhirnya mengizinkan mereka naik.
Rombongan kecil itu pun memulai pendakian. Jalur Perantunan memiliki panjang sekitar 5 kilometer dengan lima pos utama sebelum mencapai puncak, dengan waktu tempuh sekitar tiga hingga empat jam.
Basecamp berada di ketinggian 1.290 mdpl, sementara puncak Gunung Ungaran berdiri di ketinggian 2.050 mdpl, selisih elevasi lebih dari 700 meter yang membuat suhu udara turun drastis seiring ketinggian.
Perjalanan berlanjut melewati pos demi pos. Cuaca yang tidak bersahabat membuat suhu terasa semakin menggigit, terutama bagi sang bayi yang sistem pengaturan suhu tubuhnya belum berkembang sempurna.
Dan masalah mulai muncul ketika rombongan kecil ini sampai di Pos 4 Pendakian Jalur Perantunan. Alih-alih kompak, pasangan suami-istri tersebut justru terlibat perselisihan.
Editor : Ahmad Antoni