get app
inews
Aa Text
Read Next : Ecoprint Punya Peluang Besar Dikembangkan sebagai Industri Kreatif Unggulan Daerah

Unnes Kukuhkan 4 Profesor Baru, Tren Positif Pengembangan Kualitas Sumber Daya Manusia

Senin, 20 April 2026 | 20:02 WIB
header img
Prosesi pengukuhan profesor baru Unnes di Auditorium Prof Wuryanto Kampus Unnes, Sekaran, Gunungpati, Semarang, Senin (20/4/2026). (Foto: iNewsSemarang.id).

Melalui riset dan pengabdiannya, ia terus mendorong terciptanya sistem pembelajaran dan pembinaan olahraga yang lebih terstruktur, partisipatif, dan berkelanjutan, sehingga pendidikan olahraga tidak hanya mencetak atlet, tetapi juga membentuk generasi yang sehat, aktif, dan berkarakter dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia. 

Prof. Dr. Widodo, M.Sn (Profesor Bidang Seni Budaya - Karawitan Jawa)

Bagi Prof. Dr. Widodo, M.Sn., karawitan Jawa bukan sekadar seni musik tradisional, melainkan representasi nilai budaya yang menekankan prinsip keselarasan dalam kehidupan. Sebagai Guru Besar Universitas Negeri Semarang (Unnes), ia menempatkan karawitan sebagai ilmu yang dapat dikaji, dikembangkan, dan diajarkan secara sistematis.  

Kepakarannya diwujudkan melalui pendekatan yang mengintegrasikan aspek teknik, estetika, dan nilai budaya dalam proses pembelajaran, sehingga mahasiswa tidak hanya mampu memainkan, tetapi juga memahami makna di balik setiap komposisi. 

Dari kajian tersebut, ia mengembangkan inovasi melalui rekonstruksi laras dan model garap gending yang melahirkan pendekatan baru dalam pengembangan karawitan tanpa meninggalkan akar tradisi. Inovasi tersebut telah menghasilkan puluhan karya gending, dengan 28 di antaranya tercatat sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HKI), yang dimanfaatkan sebagai karya artistik sekaligus media pembelajaran. 

Kiprahnya juga melampaui tingkat nasional melalui perannya dalam memperkenalkan gamelan di berbagai institusi internasional, seperti University of Michigan, University of California Los Angeles (UCLA), hingga Paris, yang menjadikan karawitan sebagai bagian dari dialog budaya global. Selain aktif sebagai akademisi, ia juga berkontribusi sebagai praktisi dan organisator seni melalui berbagai peran strategis, di antaranya sebagai Ketua Harian Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI) Jawa Tengah dan Sekretaris Jenderal Sekretariat Gamelan Indonesia (SGI) Pusat. Melalui riset, karya, dan pengabdiannya, Prof. Widodo terus mendorong pelestarian sekaligus pengembangan karawitan Jawa sebagai identitas budaya bangsa yang adaptif dan relevan di tingkat global.

Prof. Dr. Sigit Priatmoko, M.Si (Profesor Bidang Kimia Terapan)

Di tengah tantangan krisis energi dan lingkungan global seperti sekarang ini, peran ilmu pengetahuan menjadi semakin penting dalam menghadirkan solusi yang inovatif, aplikatif, adil, dan berkelanjutan. Salah satu kontribusi itu hadir melalui kiprah Prof. Dr. Sigit Priatmoko, M.Si, akademisi dari FMIPA UNNES yang menekuni bidang Kimia Terapan. Baginya, ilmu kimia tidak cukup berhenti pada teori dan eksperimen laboratorium, tetapi harus mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat, industri, dan pembangunan nasional.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengembangan riset material dan proses yang diarahkan pada tiga ranah utama, yakni energi, lingkungan, dan teknologi fungsional. Pada ranah energi, Prof. Sigit mengembangkan fotokatalis dan elektrokatalis untuk produksi hidrogen dari air sebagai sumber energi bersih masa depan. Pada ranah lingkungan, ia menaruh perhatian pada pengolahan limbah, pemanfaatan biomassa lokal, serta teknologi pemulihan kualitas air. Sementara itu, pada ranah teknologi fungsional, ia mengembangkan sensor kimia, nanopartikel, dan material responsif yang memiliki nilai aplikasi luas.

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut