get app
inews
Aa Text
Read Next : Persiku Kudus Vs Kendal Tornado FC: Laskar Badai Pantura Kembali Diperkuat 2 Pemain Berlabel Timnas

Ini Pengakuan Fadly Alberto usai Tendangan Kungfu Viral

Rabu, 22 April 2026 | 05:07 WIB
header img
Fadly Alberto Henga minta maaf usai tendangan kungfu  di ajang Elite Pro Academy (EPA) U-20 di Semarang viral di media sosial. (foto PSSI)

JAKARTA, iNewsSemarang.id – Menyesal dan minta maaf. Begitulah pengakuan Fadly Alberto Henga usai tendangan kungfu  di ajang Elite Pro Academy (EPA) U-20 di Semarang viral di media sosial.

Pemain Bhayangkara Presisi Lampung FC U-20 itu mengakui penyesalan mendalam atas aksinya. Permintaan maaf disampaikan melalui video terbuka di media sosial Instagram pribadinya setelah insiden tersebut menjadi perbincangan hangat di dunia sepak bola nasional.

"Dengan sadar saya memohon maaf dan menyesal atas perbuatan bodoh saya saat melawan Dewa United Banten FC U-20," ungkap Fadly Alberto Hengga dikutip dari Instagram pribadinya (@albrtoo_10), Selasa (21/4/2026).

Secara khusus, dia menyampaikan permintaan maaf kepada pemain yang menjadi korban dalam insiden tersebut. Fadly mengakui kesalahannya usai melakukan tendangan keras yang berujung kontroversi.

"Secara khusus saya meminta maaf kepada Rakha Nurkholis dan tim Dewa United atas perbuatan bodoh saya menendang Rakha Nurkholis," imbuhnya.

Merasa Coreng Nama Baik Klub dan Timnas
Tidak hanya kepada lawan, Fadly juga menyampaikan permintaan maaf kepada Bhayangkara Presisi Lampung FC. Dia merasa telah merugikan tim serta mencoreng nama baik klub yang dia bela.

"Dan untuk tim Bhayangkara Presisi Lampung FC saya meminta maaf kepada pimpinan dan manajemen Bhayangkara Presisi Lampung FC dan seluruh jajaran pelatih dan rekan setim karena telah merugikan tim," ucap Fadly.

Pemain berusia 17 tahun itu juga meminta maaf kepada Timnas Indonesia. Dia menyadari tindakannya berdampak luas dan mencoreng citra sepak bola nasional di mata publik.

"Untuk Timnas Indonesia saya meminta maaf karena perbuatan saya mencoreng nama baik Timnas Indonesia. Kepada masyarakat Indonesia saya meminta maaf atas kegaduhan akibat tindakan saya," ujar Fadly.

Insiden tersebut terjadi dalam pertandingan antara Bhayangkara FC U-20 melawan Dewa United U-20 pada EPA U-20 musim 2025-2026. Laga berlangsung di Stadion Citarum, Semarang, Jawa Tengah pada Minggu (19/4/2026).

Pertandingan berakhir dengan kemenangan Dewa United U-20 dengan skor 2-1. Namun, hasil laga itu tertutup oleh keributan yang melibatkan pemain dan ofisial kedua tim.

Keributan dipicu keputusan wasit pada menit ke-81 yang mengesahkan gol Dewa United. Bhayangkara melayangkan protes keras karena menilai terjadi offside, tetapi keputusan tetap tidak berubah.

Situasi kemudian memanas dan sulit dikendalikan. Puncaknya terjadi saat pelanggaran yang memicu keributan besar di lapangan.

Di tengah kekacauan tersebut, Fadly terekam kamera melayangkan tendangan kungfu ke arah punggung Rakha Nurkholis. Aksi itu langsung memicu reaksi keras dan menjadi sorotan luas, termasuk dari PSSI.

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut