Viral Penumpang Masak Mi Instan Pakai Kompor Listrik di Gerbong KA, Ini Kata Daop 4 Semarang
SEMARANG, iNewsSemarang.id – Viral di media sosial video yang memperlihatkan seorang penumpang kereta api (KA) diduga memasak mi instan menggunakan kompor listrik di dalam gerbong KA.
Aksi sang penumpang tersebut menjadi sorotan dari warganet, karena menyangkut aspek keselamatan dan ketertiban selama perjalanan.
Terkait konten yang beredar di media sosial, KAI menyayangkan adanya dugaan penggunaan stop kontak di dalam kereta api untuk mengoperasikan kompor listrik guna memasak mi instan. Selain tidak sesuai dengan ketentuan, tindakan tersebut berpotensi membahayakan keselamatan serta mengganggu sistem kelistrikan kereta api.
“Kami memahami perhatian publik terhadap isu ini. Oleh karena itu, KAI saat ini masih melakukan penelusuran dan pendalaman secara menyeluruh guna memastikan kebenaran informasi yang beredar, sebagai bagian dari komitmen kami dalam menjaga keselamatan dan kualitas pelayanan,” tegas Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, Jumat (24/4/2026).
KAI menegaskan bahwa penggunaan perangkat elektronik dengan daya besar secara bersamaan berisiko menimbulkan beban listrik berlebih yang dapat mengganggu sistem kelistrikan kereta api secara keseluruhan.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 4 Semarang menegaskan kembali aturan penggunaan fasilitas stop kontak di dalam kereta api menyusul beredarnya konten di media sosial yang memperlihatkan dugaan aktivitas memasak mi instan menggunakan kompor listrik selama perjalanan.
Dia menegaskan bahwa fasilitas stop kontak yang tersedia di setiap kursi kereta api hanya diperuntukkan bagi penggunaan perangkat elektronik pribadi berdaya rendah, seperti handphone, tablet, laptop, dan earphone.
“Penggunaan stop kontak untuk peralatan berdaya tinggi seperti kompor listrik, rice cooker, hair dryer, maupun alat elektronik rumah tangga lainnya sangat tidak diperbolehkan. Selain melanggar aturan, hal tersebut juga berpotensi membahayakan keselamatan perjalanan serta mengganggu kenyamanan pelanggan lain,” tegasnya.
Editor : Ahmad Antoni