Potret Antusiasme 4.500 Pelari Ramaikan Indonesia Race 2026 di Yogyakarta
"Untuk itu, kami kembali hadirkan MILO ACTIV Indonesia Race 2026 sebagai wujud nyata komitmen kami dalam mendukung perkembangan holistik anak-anak Indonesia agar dapat mencapai potensi terbaiknya, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam membangun masyarakat yang lebih sehat dan aktif,” ungkapnya.
Sementara, juara kategori 5K Putra diraih oleh Juan Meliala dengan catatan waktu 15 menit, 35 detik. Sedangkan, kategori 5K Putri diraih oleh Dwi Tiansi Anggraini yang merupakan juara bertahan MILO ACTIV Indonesia Race 2026 Yogyakarta Series selama tiga tahun berturut dengan catatan waktu 18 menit, 25 detik.
“Saya sangat senang bisa kembali menjadi juara di Indonesia Race 2026 Yogyakarta Series. Tahun ini persaingannya terasa semakin kompetitif dengan jumlah peserta yang lebih banyak, sehingga menjadi motivasi tersendiri bagi saya untuk terus meningkatkan performa,” ujar Dwi.
“Meskipun tidak selalu ada perlombaan, saya tetap menjaga konsistensi latihan setiap harinya agar performa tetap terjaga. Selain itu, saya juga selalu menikmati setiap momen berlari di Yogyakarta, bukan hanya ajang kompetisi tetapi juga kesempatan untuk refreshing dan menikmati suasana kota yang istimewa,” ujarnya.
Salah satu peserta kategori 5K, Rizky, membagikan pengalamannya mengikuti Indonesia Race selama tiga tahun berturut-turut sejak 2024. “Saya sudah mengikuti Indonesia Race sejak pertama kali digelar di Solo, lalu berlanjut di Yogyakarta dalam dua tahun terakhir,” katanya.
Dengan dimulainya race di Yogyakarta, rangkaian MILO ACTIV Indonesia Race 2026 selanjutnya akan dilakukan di Medan, Bandung, Surabaya dan Jakarta.
“Melalui setiap langkah dan semangat yang berlari bersama, kami ingin terus hadir mendampingi keluarga Indonesia dalam menumbuhkan kebiasaan hidup aktif dan sehat sejak usia dini. Lebih dari sekadar race, rangkaian Energi Tanpa Batas Nestlé MILO menjadi perjalanan bersama untuk menciptakan generasi Indonesia yang lebih kuat, sehat, dan penuh semangat,” ujar Alaa Shaaban.
Editor: Ahmad Antoni