get app
inews
Aa Text
Read Next : Operasi Pekat Candi 2026, Polda Jateng Ungkap 31 Kasus Petasan dan Amankan Puluhan Pelaku

Olah TKP Kecelakaan KA Argo Bromo vs Avanza di Grobogan, Polda Jateng Turunkan Tim TAA

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:36 WIB
header img
Polda Jateng menurunkan tim TAA asistensi penanganan kecelakaan yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan mobil Toyota Avanza di pelintasan sebidang, Desa Sidorejo, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan. (foto: istimewa)

Sebagai bagian dari upaya pengungkapan yang profesional dan transparan, tim dari Ditlantas Polda Jawa Tengah bersama Satlantas Polres Grobogan melakukan olah tempat kejadian perkara secara menyeluruh pada Sabtu (2/5/2026). 

Selain pendataan saksi dan dokumentasi barang bukti, petugas juga melakukan pemindaian lokasi menggunakan teknologi TAA berbasis 3D Scanner untuk merekam kondisi TKP secara presisi.

Dirlantas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Pratama Adhyasastra menjelaskan bahwa penggunaan teknologi tersebut memungkinkan proses analisis dilakukan secara ilmiah dan akurat.

“Melalui teknologi TAA 3D Scanner, kami dapat merekonstruksi secara detail posisi kendaraan, titik benturan, serta kondisi di lokasi kejadian. Hal ini membantu penyidik dalam menganalisis penyebab kecelakaan secara lebih presisi dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah,” jelasnya, Sabtu (2/5) sore.

Selain melakukan olah TKP, petugas juga berkoordinasi dengan penyidik Satlantas Polres Grobogan guna memastikan proses penanganan berjalan cepat, transparan, dan sesuai prosedur.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, turut menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa tersebut. Ia mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan disiplin saat melintasi perlintasan kereta api, khususnya yang tidak dilengkapi palang pintu dan penjagaan.

“Kami menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Kami mengimbau masyarakat untuk mengutamakan keselamatan saat hendak melewati perlentasan kereta api. Lebih baik berhenti sejenak, melihat ke kiri dan kanan, serta memastikan kondisi aman sebelum melintas,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa Polri akan terus hadir tidak hanya dalam penanganan kejadian, tetapi juga dalam upaya edukasi dan pencegahan guna meminimalisir peristiwa serupa di masa mendatang.
 

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut