Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kasus Positif Hantavirus di Jateng Nihil, Dinkes Minta Warga Tak Panik tapi Tetap Waspada
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Suspek Hantavirus Terdeteksi di Indonesia, Ahli Epidemiologi: Jangan Dekati Orang Sakit Flu

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:20 WIB
  • author Niko Prayoga
Kasus Suspek Hantavirus Terdeteksi di Indonesia, Ahli Epidemiologi: Jangan Dekati Orang Sakit Flu
Gejala awal Hantavirus bisa menyerupai flu biasa, sehingga masyarakat perlu lebih berhati-hati. (foto: MNC Portal/Aldhi Candra)

JAKARTA, iNewsSemarang.id – Masyarakat diimbau waspada menyusul kasus suspek Hantavirus mulai terdeteksi di Indonesia. Meski penularannya tak gampang terjadi, langkah pencegahan tetap penting dilakukan. 

Ahli Epidemiologi Universitas Indonesia, Pandu Riono, mewanti-wanti masyarakat untuk mulai lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dan kondisi kesehatan orang di sekitar.

Menurutnya, salah satu langkah paling sederhana namun penting adalah menjaga jarak dari orang yang sedang sakit flu atau mengalami gangguan pernapasan. Karena, gejala awal Hantavirus bisa menyerupai flu biasa, sehingga masyarakat perlu lebih berhati-hati.

"Kalau ada orang sakit flu, jangan terlalu dekat. Kita tidak tahu penyebab flu tersebut apa," jelas Pandu saat dihubungi iNews.id, Minggu (10/5/2026).

Selain menjaga jarak dari orang sakit, kebersihan rumah terutama area dapur juga menjadi perhatian utama. Makanan dan minuman dianjurkan selalu dalam kondisi tertutup untuk mencegah kontaminasi dari tikus yang menjadi pembawa virus.

Pandu menegaskan, sarang tikus di sekitar rumah tidak boleh dibiarkan begitu saja. Jika ditemukan tanda-tanda keberadaan rodent, masyarakat diminta segera membersihkannya agar penyebaran virus tidak semakin meluas.

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut