Mau Jadikan Jateng Pusat Syariah Nasional, Rezza Artha Perkuat Kolaborasi dengan BI dan OJK
“Ke depan kami ingin memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, Bank Indonesia, OJK, perbankan syariah, serta seluruh stakeholder agar program MES benar-benar terasa manfaatnya sampai ke kabupaten dan kota,” tambahnya.
Menurutnya, Jawa Tengah memiliki potensi besar menjadi salah satu pusat pengembangan ekonomi syariah nasional karena didukung kekuatan UMKM, pesantren, industri kreatif, dan sumber daya manusia yang melimpah.
“Jawa Tengah memiliki energi besar. Tinggal bagaimana kita membangun konektivitas, memperluas literasi ekonomi syariah, dan menciptakan ruang kolaborasi yang produktif. Saya ingin MES Jateng menjadi organisasi yang aktif, inklusif, dan berdampak,” ujarnya.
Sementara itu, kehadiran Pengurus Daerah MES Cilacap yang dipimpin langsung Ketua Umum MES Cilacap, Priyo Anggoro, turut memberi semangat tersendiri dalam Muswil tersebut.
Priyo berharap kepengurusan baru MES Jateng mampu lebih aktif mengayomi daerah serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan lembaga strategis.
“Kami berharap MES Jateng ke depan semakin dekat dengan daerah, aktif membangun kolaborasi dengan Bupati/Wali Kota se-Jawa Tengah, BI, OJK, dan berbagai pihak lainnya. Sehingga manfaat organisasi benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Terpilihnya Rezza Arief Budy Artha menjadi simbol lahirnya kepemimpinan baru yang membawa harapan besar bagi kemajuan ekonomi syariah di Jawa Tengah. Dari tanah Cilacap, semangat kolaborasi dan pemberdayaan kini siap bergerak lebih luas demi mewujudkan ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan.
Editor : Ahmad Antoni