Mau Jadikan Jateng Pusat Syariah Nasional, Rezza Artha Perkuat Kolaborasi dengan BI dan OJK
SEMARANG, iNewsSemarang.id - Rezza Arief Budy Artha, resmi terpilih sebagai Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Jawa Tengah periode 2026–2031 dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) V di Semarang.
Pemilihan dilakukan melalui mekanisme tim formatur yang dipimpin Kukrit Suryo Wicaksono selaku perwakilan Pengurus Pusat MES bersama para Ketua Pengurus Daerah dan perwakilan wilayah. Melalui proses musyawarah mufakat, nama Rezza Artha akhirnya dipercaya untuk menakhodai MES Jateng lima tahun ke depan.
Terpilihnya Rezza Artha bukan tanpa alasan. Ia dikenal sebagai figur yang lama berkecimpung dalam pengembangan ekonomi syariah nasional. Putra asli Cilacap ini pernah aktif pada masa awal pendirian MES Jawa Tengah sebelum dipercaya memimpin MES DKI Jakarta periode 2017–2020 dan menjadi Ketua Bidang di Pengurus Pusat MES periode 2021–2024.
Selain aktif dalam organisasi, Rezza juga dikenal sebagai pengusaha di bidang keuangan syariah yang konsisten mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis syariah, khususnya di Jawa Tengah.
Rezza Artha adalah putra dari tokoh Cilacap, H. Mulia Budy Artha dan Hj. Sitti Fatimah, pendiri BPR Syariah Suriyah Cilacap. Ia juga merupakan kakak dari Ammy Amalia Fatma Surya yang saat ini menjabat sebagai Plt Bupati Cilacap.
Dalam wawancaranya, Rezza Arief Budy Artha menegaskan bahwa kepemimpinannya akan difokuskan pada penguatan ekonomi syariah yang menyentuh hingga tingkat daerah.
“MES Jateng harus menjadi rumah besar bagi seluruh pelaku ekonomi syariah, mulai dari pesantren, UMKM, akademisi, industri halal hingga generasi muda. Kita ingin ekonomi syariah hadir bukan hanya sebagai konsep, tetapi menjadi solusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” kata Rezza.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Jawa Tengah.
Editor : Ahmad Antoni