Jangan Pernah Sepelekan Nyeri Lutut, Kenali Gejala dan Cara Penanganannya
“Jadi usia bukan menjadi penghalang utama dalam tindakan tersebut. Mayoritas pasien berada pada rentang usia 60–80 tahun. Namun pasien berusia di atas 80 tahun tetap dapat menjalani operasi selama kondisi umum tubuh masih baik dan aktif,” katanya.
Direktur Pemasaran SMC RS Telogorejo Semarang, Diana Loretta Sari menambahkan, banyak peserta lanjut usia yang datang dengan keluhan nyeri tulang, osteoarthritis, hingga pengapuran sendi.
“Masyarakat bisa datang, ngobrol langsung dengan ahlinya, tanya jawab mengenai kondisi yang dialami dan langkah apa yang harus dilakukan ke depan. Jadi memang lebih kepada edukasi kesehatan,” ujar Diana.

Selain edukasi, seminar kesehatan ini juga menjadi sarana pengenalan layanan medis unggulan SMC RS Telogorejo, termasuk teknologi robotik untuk tindakan ortopedi yang disebut menjadi salah satu inovasi terbaru di Jawa Tengah.
Menurutnya, teknologi robotik digunakan untuk membantu tindakan operasi penggantian sendi, termasuk lutut, dengan tingkat presisi yang lebih tinggi dibanding metode konvensional.
“Operasi itu langkah terakhir ketika tindakan nonoperasi sudah tidak bisa dilakukan lagi. Untuk kasus tertentu seperti lutut atau sendi, kami memiliki teknologi robotik yang membantu proses tindakan menjadi lebih presisi,” jelasnya.
Menurut dia, penggunaan robotik dalam operasi ortopedi memungkinkan dokter melakukan tindakan dengan akurasi lebih baik, khususnya saat memotong atau mengganti bagian tulang yang mengalami kerusakan.
“Kalau menggunakan teknologi komputerisasi atau robot, tingkat presisinya bisa lebih baik dibanding manual, sehingga bagian tulang yang perlu diganti bisa ditangani lebih tepat,” ujarnya.
Editor : Ahmad Antoni