get app
inews
Aa Text
Read Next : 350 Atlet Mobile Legends Terbaik se-Jawa Tengah Adu Strategi di Kapolda Jateng Cup 2026

Polda Jateng-FBI Bongkar Sindikat Penipuan Kripto Lintas Negara Rp41 Miliar, Korbannya Warga AS

Senin, 01 Juni 2026 | 18:19 WIB
header img
Dirresiber Polda Jateng Kombes Pol Himawan Sutanto Saragih (kanan), Kabid Humas Kombes Pol Artanto bersama perwakilan Kanwil Imigrasi Jateng menunjukkan barang bukti penipuan investasi kripto di Mapolda Jateng. (foto: iNewsSemarang.id)

Setelah korban dirasa percaya, pelaku menawarkan investasi aset kripto dengan menjanjikan keuntungan besar. Kemudian, korban diarahkan bertransaksi melalui platform kripto palsu yang telah dimanipulasi sehingga seluruh dana yang disetorkan masuk ke jaringan pelaku.

“Dari hasil penyelidikan, kelompok ini memperoleh keuntungan sebesar USD 2.327.625,85 atau setara sekitar Rp41,1 miliar sejak Juli 2025 hingga Mei 2026. Tercatat ada sebanyak 133 korban dan semuanya merupakan warga negara asing," sebutnya.

Polisi Sita Puluhan Komputer hingga kartu ATM
Sementara itu, petugas telah menyita puluhan unit komputer, ponsel, kartu ATM, serta bukti transfer. Semua barang bukti saat ini dilakukan pemeriksaan forensik digital untuk melacak jaringan pelaku dan aliran dana yang diduga diperoleh dari korban.

Dalam penanganan kasus ini penyidik menerapkan pasal berlapis terhadap marketing, asisten marketing, model, dan leader dengan persangkaan Pasal 51 ayat (1) jo Pasal 35 UU ITE, atau Pasal 45A ayat (1) jo Pasal 28 ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 2024, atau Pasal 492 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Sementara untuk penyedia sarana tempat seperti tersangka ASC, dilapisi dengan Pasal 607 ayat (1) huruf a, b, atau c UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana atas UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman ncaman hukuman 15 tahun penjara.


 

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut