get app
inews
Aa Text
Read Next : Pentingnya Perlindungan Konsumen di Era Keuangan Digital yang Semakin Terbuka

Industri Aset Kripto Berkembang Pesat, Standar Keamanan dan Kepatuhan Diperkuat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04 WIB
header img
Ilustrasi, industri aset kripto. (foto: istimewa)

Chainalysis merupakan platform data blockchain yang menyediakan solusi investigasi, kepatuhan, dan market intelligence berbasis AI yang digunakan oleh instansi pemerintah, bursa aset digital, institusi keuangan global, hingga perusahaan keamanan siber di lebih dari 70 negara. 

Data dan teknologi yang dikembangkan Chainalysis telah membantu berbagai institusi dunia dalam menangani kasus kejahatan siber berskala besar sekaligus mendukung pertumbuhan ekosistem aset digital yang lebih aman dan transparan.

Indonesia Peringkat 7 Dunia Adopsi Aset Kripto

Menurut Chainalysis Global Crypto Adoption Index 2025, Indonesia menempati peringkat ketujuh dunia dalam adopsi aset kripto. Indonesia juga tercatat sebagai pasar aset kripto terbesar keempat di Asia berdasarkan nilai transaksi yang diterima, dengan pertumbuhan mencapai 103% secara tahunan. 

Diederik Van Wersch, Regional Director ASEAN Chainalysis, menilai bahwa pertumbuhan industri yang pesat perlu diimbangi dengan sistem kepatuhan dan pengawasan risiko yang semakin kuat.

“Indonesia merupakan salah satu pasar kripto dengan pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara. Pertumbuhan tersebut perlu diimbangi dengan penguatan sistem kepatuhan dan pemantauan risiko yang semakin mumpuni. Dukungan teknologi AI dan analisis data blockchain memungkinkan potensi risiko teridentifikasi secara real-time sehingga dapat ditangani dengan lebih cepat dan akurat,” kata Diederik.

“Kami melihat platform ini menunjukkan komitmen yang kuat dalam membangun fondasi tersebut dan bangga dapat mendukungnya melalui teknologi serta keahlian yang kami miliki untuk membantu menciptakan ekosistem yang lebih aman dan transparan,” ujarnya.

Melalui kerja sama ini, juga menargetkan peningkatan efisiensi operasional kepatuhan, percepatan proses investigasi internal, serta penguatan kemampuan mitigasi terhadap aktivitas mencurigakan di jaringan blockchain.


 

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut