Buka Akses ke Pasar Internasional, MES Jateng Siapkan Pengembangan Koperasi Ekspor
SEMARANG, iNewsSemarang.id– Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Jawa Tengah (Jateng) memasuki babak baru dengan dilantiknya kepengurusan periode 2026–2030 di Padma Hotel Semarang, Jumat (2/10/2026).
Momentum pelantikan ini menjadi pijakan penting untuk memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah sekaligus mendorong pelaku usaha, pesantren, UMKM hingga industri halal agar naik kelas.
Ketua Umum MES Jawa Tengah, Rezza Arief Budy Artha menjelaskan, pelantikan bukan sekadar agenda organisasi, melainkan awal dari kerja bersama untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Menurutnya, ekonomi syariah memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu kekuatan penggerak perekonomian daerah. Karena itu, MES Jateng akan mengedepankan kolaborasi dan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin MES Jawa Tengah tidak hanya hadir sebagai organisasi, tetapi menjadi rumah bersama bagi seluruh pihak yang ingin membangun ekonomi yang berkeadilan, produktif dan memberikan manfaat,” kata Rezza.
Ia menjelaskan, MES Jateng akan membangun kolaborasi dengan pendekatan pentahelix, yakni melibatkan unsur dunia usaha, pemerintah, akademisi, komunitas dan ulama, serta media.
Kolaborasi tersebut dinilai penting karena pengembangan ekonomi syariah tidak dapat berjalan sendiri. Dibutuhkan sinergi antara kebijakan pemerintah, inovasi dunia usaha, penguatan kapasitas sumber daya manusia, pendampingan masyarakat dan penyebarluasan informasi kepada publik.
“Ekonomi syariah bukan hanya tentang transaksi keuangan. Di dalamnya ada pemberdayaan, keadilan, kemandirian, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan bagaimana masyarakat bisa memiliki kesempatan untuk tumbuh,” ujarnya.
Editor: Ahmad Antoni