get app
inews
Aa Text
Read Next : Harga BBM Berpotensi Turun secara Bertahap Mulai Awal Juli

Harga Asli Pertamax Bukan Rp16.250 Seharusnya Rp20.200 per Liter, Ini Penjelasan Pertamina

Kamis, 18 Juni 2026 | 11:22 WIB
header img
Ilustrasi, harga BBM jenis Pertamax. (foto: Dok IMG)

JAKARTA, iNewsSemarang.id - Penyesuaian harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax pada Juni 2026 ternyata masih berada di bawah harga pasar. Kenaikan harga yang diterapkan PT Pertamina Patra Niaga saat ini hanya sekitar 50% dari selisih harga pasar penuh untuk menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi nasional.

"BBM nonsubsidi seperti Pertamax Series merupakan produk yang harga jualnya disesuaikan dengan perkembangan kondisi pasar dan faktor-faktor ekonomi yang memengaruhi biaya pengadaan energi," jelas Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun dalam keterangan resmi, Kamis (18/6/2026).


Dia menjelaskan, penetapan harga Pertamax Series pada 10 Juni 2026 mengacu pada mekanisme harga pasar sesuai formula yang ditetapkan pemerintah. Sementara, BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar tidak mengalami perubahan harga karena tetap ditetapkan oleh pemerintah. 

Dia mengatakan, harga BBM nonsubsidi pada prinsipnya dievaluasi secara berkala setiap bulan berdasarkan perkembangan parameter keekonomian, termasuk harga minyak dunia, nilai tukar, dan biaya pengadaan energi. Namun implementasi penyesuaian harga tetap mempertimbangkan kebijakan pemerintah serta kondisi perekonomian nasional.

Di tengah meningkatnya harga minyak dunia akibat ketegangan geopolitik global, pemerintah selama ini menjaga harga Pertamax tetap stabil meski tekanan biaya pengadaan energi terus meningkat. 

Penyesuaian harga yang dilakukan pada Juni disebut telah mempertimbangkan kondisi pasar internasional sekaligus kemampuan daya beli masyarakat. 

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut