get app
inews
Aa Text
Read Next : Harga BBM Berpotensi Turun secara Bertahap Mulai Awal Juli

Harga Asli Pertamax Bukan Rp16.250 Seharusnya Rp20.200 per Liter, Ini Penjelasan Pertamina

Kamis, 18 Juni 2026 | 11:22 WIB
header img
Ilustrasi, harga BBM jenis Pertamax. (foto: Dok IMG)

"Pada prinsipnya, harga BBM nonsubsidi dilakukan evaluasi secara berkala setiap bulan sesuai perkembangan parameter keekonomian. Namun demikian, implementasinya tetap memperhatikan kebijakan yang ditetapkan pemerintah," tegasnya.

Adapun harga jual yang berlaku saat ini telah mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk kondisi ekonomi domestik. Harga Pertamax juga disebut masih lebih kompetitif dibandingkan harga BBM dengan spesifikasi sejenis di sejumlah negara ASEAN.

Roberth menambahkan Pertamina Patra Niaga akan terus menjalankan penugasan pemerintah untuk menjaga ketersediaan energi nasional sekaligus memastikan distribusi BBM kepada masyarakat berjalan lancar. Ia juga mengimbau masyarakat memperoleh informasi dari kanal resmi pemerintah dan Pertamina agar mendapatkan informasi yang akurat dan utuh terkait kebijakan energi. 

Berdasarkan hitungan, harga Pertamax (RON 92) naik dari Rp12.300 per liter menjadi Rp16.250 per liter. Dengan kenaikan sebesar Rp3.950 per liter dan asumsi bahwa penyesuaian tersebut hanya mencerminkan 50% dari selisih harga pasar maka harga keekonomian penuh diperkirakan mencapai sekitar Rp20.200 per liter.

Perhitungan tersebut diperoleh dari selisih harga sebesar Rp3.950 per liter yang diasumsikan sebagai separuh dari selisih harga pasar. Dengan demikian, selisih harga pasar penuh mencapai sekitar Rp7.900 per liter sehingga harga keekonomian Pertamax diperkirakan Rp20.200 per liter.


 

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut