Peduli Lingkungan dan Destinasi Cagar Budaya, Phapros Lepas Ribuan Liter Eco Enzyme di Sam Poo Kong
SEMARANG, iNewsSemarang.id – Pelepasan ribuan liter eco enzyme mewarnai peringatan HUT ke-72 Phapros sebagai wujud memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan di kawasan Kelenteng Sam Poo Kong, Semarang, Minggu (21/6/2026).
Eco enzyme merupakan cairan hasil fermentasi sampah organik seperti sisa sayuran dan kulit buah yang dicampur dengan gula dan air. Melalui proses fermentasi tersebut, dihasilkan cairan yang mengandung berbagai enzim bermanfaat, seperti amilase, protease, dan lipase.
Menurut Komisaris Utama PT Phapros Tbk, Alfi Novtriansyah Rustam, pelepasan eco enzyme hari ini merupakan simbol kepedulian perusahaan terhadap lingkungan sekaligus upaya mendorong pemanfaatan limbah organik menjadi sesuatu yang bernilai guna.
“Selain membantu mengurangi jumlah sampah organik yang berakhir di tempat pembuangan, eco enzyme juga memiliki manfaat dalam mendukung kebersihan dan kualitas lingkungan perairan,” jelasnya.
Berdasarkan berbagai kajian dan praktik pemanfaatannya, eco enzyme diketahui dapat membantu mengurai limbah organik, mengurangi bau tidak sedap, membantu mengurai endapan pada saluran air, serta berkontribusi dalam upaya menjaga kualitas air dengan menurunkan kandungan polutan organik tertentu.
“Tempat pelepasan eco enzyme di Sam Poo Kong, sebagai salah satu ikon sejarah Kota Semarang ini mencerminkan harmonisasi dalam keberagaman. Sam Poo Kong menjadi wajah Kota Semarang, dan penyebaran eco enzyme untuk penguraian limbah ini menjadi wujud kepedulian kami terhadap Kota Semarang dan situs wisatanya,” ujar Alfi.
Direktur Utama PT Phapros Tbk, Intan Abdams Katoppo menambahkan, melalui kegiatan ini, pihaknya mengajak seluruh insan perusahaan dan masyarakat untuk semakin peduli terhadap pengelolaan limbah, penerapan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan, serta mendukung terciptanya lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.
“Sejalan dengan semangat HUT ke-72, kami berharap Phapros dapat terus tumbuh dan memberikan manfaat tidak hanya bagi kesehatan masyarakat, tetapi juga bagi kelestarian lingkungan dan generasi mendatang,” ujarnya.

Editor : Ahmad Antoni