get app
inews
Aa Text
Read Next : Gibran Dorong Pengesahan RUU Perampasan Aset: Koruptor Harus Dimiskinkan, Sita Harta yang Dicuri

Heboh Mahasiswa UBK Ngaku Terima Uang usai Bertemu Gibran, Begini Respons Wamensesneg

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:45 WIB
header img
Wapres Gibran Rakabuming Raka usai menerima audiensi perwakilan mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK), Universitas MH Thamrin, dan Universitas Terbuka di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (15/6/2026). (Foto: IMG/Yuwantoro Winduajie)

JAKARTA, iNewsSemarang.id – Kabar mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) mengaku menerima uang usai berunjuk rasa dan bertemu Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka pada Senin (15/6/2026), menjadi sorotan publik. 

Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg), Bambang Eko Suhariyanto pun buka suara terkait kabar tersebut. Dia akan memeriksa kebenaran informasi tersebut.

Bambang Eko mengaku belum mengikuti kabar terbaru. Namun, ia berjanji akan mengecek kabar tersebut.

"Coba nanti saya monitor dulu ya. saya nggak ngikutin yang kemarin berita terakhir itu. nanti saya akan cek lagi ya oke ya," ujar Bambang saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (23/6/2026).

Sekadar informasi, sejumlah mahasiswa UBK yang bertemu Wapres Gibran Rakabuming Raka pekan lalu, mengaku menerima uang. Pengakuan tersebut mencuat melalui video dan siaran langsung yang beredar pada Senin (22/6/2026).

Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur
Mahasiswa UBK menuntut jajaran pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FH UBK yang bertemu Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka untuk mundur dari jabatan. Tuntutan itu dilayangkan lantaran jajaran petinggi BEM UBK itu diduga menerima suap.

Tuntutan itu, termuat dalam pernyataan sikap dari mahasiswa UBK yang diunggah di laman Instagram @bemfhubk. Dalam tuntutan itu, mahasiswa mendesak jajaran BEM UBK untuk membuat pernyataan sikap ihwal siap menerima konsekuensi dari perbuatannya.

"Mencantumkan nama-nama pihak yang diduga terlibat dalam tindak suap agar dapat ditindak secara tegas oleh pihak universitas dan yayasan melalui mekanisme petisi," demikian keterangan mahasiswa dilansir @bemfhubk, Selasa (23/6/2026).

Adapun pihak yang diduga terima suap yakni Muhamad Abdimaludin (Ketua BEM FH UBK), Rafly Maulana Akbar (Wakil Ketua BEM FH UBK), Mubarak Tuasamu (pengurus BEM FH UBK), Pujiono (Ketua BEM FE) dan Muhammad Rafi Bastian (Wakil Ketua BEM FE).

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut