Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Era Transformasi Digital, Program AI Dorong Mahasiswa Ciptakan Inovasi yang Bermanfaat
Advertisement . Scroll to see content

Dunia Kerja Indonesia Terdampak AI, 220.000 Orang Belum Bekerja dan 50.000 Kena PHK

Minggu, 28 Juni 2026 | 09:51 WIB
  • author Niko Prayoga
Dunia Kerja Indonesia Terdampak AI, 220.000 Orang Belum Bekerja dan 50.000 Kena PHK
Ilustrasi, sebanyak 220.000 lulusan SMA/SMK tercatat belum bekerja, 50.000 orang kena PHK diduga akibat AI. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNewsSemarang.id – Dunia kerja Indonesia mulai merasakan dampak perkembangan kecerdasan artifisial (AI). Tercatat, 220.000 lulusan SMA/SMK belum bekerja, sementara 50.000 orang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) yang diduga terdampak transformasi teknologi tersebut.

Merespons kondisi tersebut, Kementerian Ekonomi Kreatif bersama Kementerian Ketenagakerjaan menyiapkan program Pelatihan Vokasi bagi 10.000 talenta digital di Indonesia. Program tersebut difokuskan pada pelatihan AI untuk memperkuat kompetensi tenaga kerja muda.

“Kita sudah bekerja sama dengan Kementerian Tenaga Kerja dan sedang menyusun dan menyiapkan rencana program pelatihan vokasi bagi 10.000 talenta Digital Indonesia,” ujar Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kementerian Ekonomi Kreatif, Muhammad Neil El Himam.

Program ini dirancang untuk memperluas akses peningkatan kompetensi digital yang lebih terstruktur dan sesuai kebutuhan industri. Sasaran utamanya adalah lulusan SMA/SMK serta pekerja yang terdampak PHK agar dapat kembali terserap di dunia kerja.

Direktur Aplikasi Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kementerian Ekonomi Kreatif, Tri Wahyudi, mengungkapkan jumlah pengangguran dan korban PHK saat ini cukup tinggi di tengah percepatan adopsi AI.

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut