Akhir Hidup Tragis Dokter Icha, Sempat Depresi gegara Dugaan Intimidasi hingga Meninggal
Hal tersebut disampaikan Kapolres TTU AKBP Eliana Papote saat melayat ke rumah duka dokter Icha, sapaan akrabnya di Perumahan RSS Baumata, Kabupaten Kupang, Sabtu (27/6). Dia mengatakan, kepolisian telah mengambil langkah hukum untuk mengusut dugaan intimidasi yang dialami Dokter Icha sebelum meninggal dunia.
“Secara verbal kami akan melaksanakan penindakan sesuai dengan prosedur. Jadi tidak ada pembedaan-pembedaan. Langkah hukum sekarang sedang kita ambil,” ujar AKBP Eliana dikutip dari iNews TTU, Minggu (28/6/2026).
Menurutnya, penyidik telah memulai tahapan awal penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi yang berada bersama dr. Icha saat peristiwa tersebut terjadi.
“Hari ini kita sudah memanggil saksi-saksi yang ketika itu bersama-sama dengan dokter Icha. Kita mengambil keterangan yang hari ini sudah dilaksanakan,” ujarnya.
Selain meminta keterangan para saksi, penyidik juga akan berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk memperoleh dokumen medis yang berkaitan dengan kondisi dr Icha setelah peristiwa dugaan intimidasi.
Polres TTU akan meminta rekam medis maupun catatan kesehatan dari RSU Leona Kefamenanu dan rumah sakit di Kupang tempat Dokter Icha sempat menjalani perawatan.
“Kami juga berkoordinasi dengan pihak Rumah Sakit Leona maupun rumah sakit di Kupang untuk mendapatkan rekam medis, catatan medis dokter Icha pasca kejadian intimidasi tersebut,” katanya.
Setelah pemeriksaan saksi selesai, penyidik akan melanjutkan penyelidikan dengan memanggil tiga anggota DPRD Kabupaten TTU yang diduga terkait dalam peristiwa tersebut.
Editor : Ahmad Antoni