get app
inews
Aa Text
Read Next : Tak Kenal Libur, Satgas TMMD Tancap Gas Kebut Ngecor Jalan hingga Rehab Rumah Tak Layak Huni

Potret Rumah Kuli Bangunan di Kudus, Dulu Langganan Banjir Kini Nyaman Berkat Rehab RTLH

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:32 WIB
header img
Kondisi Rumah Hadi Mulyono (54), warga Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, setelah direhab melalui program RTLH Pemprov Jateng. (foto: istimewa)

Dukungan Pemerintah Pusat melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) juga meningkat. Tahun 2025, Jateng memperoleh penanganan 7.532 unit, sedangkan pada 2026 meningkat jadi 30.037 unit.

Sementara itu untuk kolaborasi dengan Baznas, dunia usaha, dan sektor perbankan terus diperkuat. Tahun 2025 melalui CSR dan Baznas telah direalisasikan perbaikan 4.012 unit RTLH. Tahun 2026 ditargetkan 1.550 unit dari Baznas (750 unit), PT Djarum (500 unit), dan Bank Jateng (300 unit). 

Selain itu juga ada perluasan akses pembiayaan rumah bagi masyarakat. Hingga 23 Juni 2026, realisasi  Kredit Program Perumahan (KPP) di Jateng mencapai Rp4,46 triliun (tertinggi di Indonesia).

Pada program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tahun 2025, Jateng merealisasikan 24.470 unit rumah senilai Rp2,91 triliun (peringkat kedua nasional). Hingga 23 Juni 2026, telah terealisasi 6.990 unit, senilai Rp834,31 miliar. 

"Program perbaikan RTLH ini merupakan stimulus untuk mereduksi angka kemiskinan di tempat kita," kata Luthfi. 

Selain perbaikan RTLH, lanjut Luthfi, upaya intervensi kemiskinan di wilayahnya juga dilakukan dengan bantuan permodalan, pendidikan, hingga pemenuhan gizi dan kesehatan.

"Sehingga ke depannya kesejahteraan masyarakat meningkat dan angka kemiskinan dapat kita reduksi,” ujarnya.
 

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut