Gabungan Pengusaha Jateng Tingkatkan Peluang Ekspor ke Timur Tengah, Bidik Produk Halal
SEMARANG, iNewsSemarang.id - Gabungan Pengusaha Ekspor Indonesia (GPEI) DPD Jawa Tengah (Jateng) terus berupaya meningkatkan peluang ekspor ke Yordania dan Timur Tengah.
Sebagai sesama negara muslim, banyak kebutuhan untuk masyarakat Yordania, termasuk berbagai produk halal yang akan bisa dipenuhi dari Indonesia.
"Hanya saja, pasar ekspor ke Yordania belum tergarap rapi dan maksimal,padahal sesungguhnya peluang besar bagi Indonesia," kata Ketua GPEI Jateng, Ade Siti Muksodah di sela forum bertajuk Business Strategy Meeting Breaktrough in Global Crissis 2026,yang dihadiri pengusaha asal Jerman, Yordania, Kadin Jateng, dan para pemangku kepentingan.
Menurutnya, Yordania adalah pasar potensial berkenaan aktivitas ekspor dari pengusaha Indonesia khususnya Jateng.
Banyak produk lokal dari Tanah Air,yang dapat diterima luas di negara dengan Ibu Kota Amman tersebut. "Peluang bagus ini, karena hampir 100 persen barang di Yordania adalah impor dari luar," ujarnya.
Namun demikian, ada negara lain yang mengincar pasar ekspor ke Yordania, seperti India yang akan menjadi kompetitor utama Indonesia.
"Kompetitor pertama kita adalah India, meski sebenarnya produk kita banyak diminati di sana, namun dari segi tarif kita kalah," kata ujar Ade dalam keterangan Senin (13/7).
Upaya membuka keran ekspor ke Yordania, juga harus diikuti regulasi dan volume logistik yang semakin memadai.
Kemudian, sistem pergudangan yang menunjang, untuk dipakai mengembangkan kemungkinan ekspor hingga ke Libanon atau negara lain di Timur Tengah.
Peluang lain tak kalah menarik adalah pengembangan bisnis kuliner atau restoran dengan masakan khas Indonesia. Kemudian, produk-produk pakaian seperti seragam militer yang masih impor dari Turki.
Disperindag Jateng, diwakili Nur Rahmi Sa' adah, menyatakan Jawa Tengah merupakan pusat industri manufaktur dan ekspor terbesar di Indonesia.
Lebih dari itu terdapat infrastruktur pelabuhan internasional, kawasan industri perdagangan yang terus berkembang hingga sumber daya manusia yang kompetitif. Provinsi ini juga memiliki daya saing yang semakin tangguh di lingkup pasar global.
Editor: Ahmad Antoni