Unik, Bayi di Wonosobo Diberi Nama Muhammad MBG Subianto
WONOSOBO, iNewsSemarang.id – Bayi di Wonosobo ini diberi nama Muhammad MBG Subianto. Pemberian nama unik hingga viral di media sosial ini sebagai wujud rasa syukur orang tuanya terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Muhammad MBG Subianto merupakan putra pasangan Ambon Yasin dan Yuharni, warga Dusun Prigi, Desa Jolontoro, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Bayi MBG lahir pada 10 Juli 2026, anak ketiga dari pasangan berbahagia tersebut.
Alasan Pemberian Nama Muhammad MBG Subianto
Yuharni mengungkapkan, nama MBG diambil dari singkatan Makan Bergizi Gratis, sedangkan Subianto terinspirasi dari nama belakang Presiden.
Pemberian nama tersebut bukan sekadar mengikuti program pemerintah yang sedang berjalan, namun simbol perjalanan ekonomi keluarganya yang sempat terpuruk.
"Nama ini adalah wujud rasa syukur kami yang mendalam karena program Makan Bergizi Gratis (MBG) era Presiden Prabowo telah menyelamatkan keluarga kami," ungkap Yuharni ibunda MBG dikutip dari akun Instagram @wonosoboup, Selasa (14/7/2026).
Sebelum Program MBG berjalan, Yuharni bekerja di sebuah pabrik kayu. Dia kemudian kehilangan pekerjaan setelah perusahaan tempatnya bekerja bangkrut dan berhenti beroperasi.
Kondisi tersebut membuat ekonomi keluarga sempat mengalami kesulitan. Yuharni harus menganggur karena tidak lagi memiliki sumber penghasilan dari pabrik.
Kesempatan baru muncul setelah Program MBG dijalankan. Yuharni mendapat pekerjaan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjalankan layanan MBG.
"Saya sempat menganggur setelah pabrik kayu tempat saya bekerja bangkrut. Namun berkat adanya program MBG ini, saya sekarang bisa kembali bekerja," ujar Yuharni.
Dia mengaku bersyukur karena dapat kembali memperoleh penghasilan untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarganya. Pekerjaan tersebut dinilai memberikan perubahan besar setelah dirinya terdampak PHK.
Kelahiran Muhammad MBG Subianto pun menambah kebahagiaan keluarga. Bagi Ambon Yasin dan Yuharni, nama anak mereka menjadi simbol rasa terima kasih sekaligus harapan untuk kehidupan yang lebih baik.
Editor : Ahmad Antoni