25.000 Penari Dug Dug Der Semarangan Pecahkan Rekor Dunia
Pihaknya memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Semarang, KORPRI Kota Semarang, Museum Gubug Wayang, seluruh panitia, komunitas seni, para pelatih, serta seluruh peserta yang telah bersama-sama menyukseskan pemecahan rekor tersebut.
“25.000 penari bukan sekadar angka. Ini adalah kekuatan masyarakat Semarang dalam menjaga budaya, membangun kebersamaan, dan menunjukkan bahwa budaya lokal mampu menjadi prestasi yang membanggakan di tingkat nasional,” uajr Paulus.
Menurutnya, keberhasilan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah rekor. “Dari Semarang untuk Indonesia. Kita ingin budaya Semarang semakin dikenal, dicintai, dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Rekor ini diharapkan menjadi dokumentasi sejarah sekaligus inspirasi bagi daerah-daerah lain di Indonesia untuk mengangkat potensi budaya masing-masing,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan bahwa keberhasilan kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Pemkot Semarang dalam menjaga, melestarikan, sekaligus mengembangkan kebudayaan daerah.

“Kegiatan Menari Dug Dug Der Semarangan dengan melibatkan 25.000 penari ini bukan hanya tentang memecahkan rekor. Lebih dari itu, ini adalah momentum untuk membangun kebanggaan masyarakat terhadap budaya Semarang serta mempererat kebersamaan seluruh elemen masyarakat,” ujar Agustina.
Menurutnya, keterlibatan puluhan ribu masyarakat dari berbagai unsur menunjukkan bahwa kebudayaan dapat menjadi ruang bersama yang mempertemukan berbagai kelompok dalam semangat persatuan dan kebersamaan.
Editor : Ahmad Antoni