get app
inews
Aa Text
Read Next : Mensos Gus Ipul Sebut Penyaluran Bansos Capai 75 Persen Lebih Per September 2025, Ini Rinciannya

Masyarakat Wajib Tahu, Ini Arti Indikator Desil 1 sampai 10 di DTSEN

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:09 WIB
header img
BPS menjelaskan desil 1-10 dalam DTSEN sebagai peringkat kesejahteraan relatif yang ditentukan dari berbagai kondisi sosial ekonomi, bukan hanya penghasilan. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNewsSemarang.id - Arti indikator desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), perlu dipahami oleh masyarakat. 

Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut desil DTSEN menjadi salah satu acuan pemerintah dalam menentukan sasaran berbagai program bantuan sosial (bansos).

DTSEN digunakan pemerintah sebagai rujukan dalam merencanakan, menetapkan sasaran, hingga mengevaluasi program bantuan sosial. 

Berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025, BPS bertindak sebagai pengelola DTSEN yang diintegrasikan dengan pemutakhiran data dari kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.

DTSEN dibangun melalui penggabungan sejumlah basis data, yakni Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE), Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek), serta pemadanan secara berkala dengan basis data Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri.

Salah satu indikator penting dalam DTSEN adalah desil. Lantas, apa arti desil 1 sampai 10? Berikut penjelasnnya.

Arti Desil 1 sampai 10 di DTSEN

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, desil merupakan pemeringkatan keluarga berdasarkan tingkat kesejahteraan relatif. Pemeringkatan tersebut dibagi menjadi 10 kelompok, mulai dari desil 1 yang menunjukkan posisi relatif paling rendah hingga desil 10 yang paling tinggi.

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut