Masyarakat Wajib Tahu, Ini Arti Indikator Desil 1 sampai 10 di DTSEN
“Desil menunjukkan posisi relatif suatu keluarga dibandingkan keluarga lainnya berdasarkan berbagai karakteristik sosial ekonomi. Karena itu, angka desil perlu dipahami sebagai gambaran posisi relatif dalam pemeringkatan kesejahteraan, bukan sebagai ukuran tunggal kondisi ekonomi suatu keluarga,” kata Amalia dalam keterangannya dikutip, Sabtu (29/8/2026).
Dengan demikian, angka desil bukan berarti menggambarkan besaran penghasilan atau kondisi ekonomi sebuah keluarga secara mutlak. Desil menunjukkan posisi relatif keluarga tersebut dibandingkan keluarga lainnya berdasarkan sejumlah karakteristik sosial ekonomi.
BPS menegaskan, penentuan desil tidak hanya didasarkan pada penghasilan, daya listrik, maupun jenis pekerjaan tertentu. Pemeringkatan dilakukan dengan mengombinasikan berbagai karakteristik sosial ekonomi menggunakan pendekatan statistik Proxy Means Test (PMT).
Sejumlah indikator yang diperhitungkan antara lain kondisi hunian, sumber air bersih, bahan bakar memasak, kepemilikan aset, pola konsumsi listrik, tingkat pendidikan, pekerjaan, status kesehatan, hingga keberadaan anggota keluarga penyandang disabilitas.
Karena menggunakan berbagai indikator tersebut, perubahan kondisi sosial ekonomi keluarga dapat memengaruhi posisi desil dalam pemutakhiran data.
BPS juga menekankan bahwa desil berfungsi sebagai panduan pemeringkatan bagi kementerian dan lembaga dalam menentukan prioritas program. Artinya, desil bukan merupakan daftar tetap penerima manfaat suatu program bantuan.
Editor : Ahmad Antoni