Cerita Kafilah Jateng, Digembleng Pagi sampai Malam Selama 5 Bulan Persiapan MTQ Nasional 2026
Bagi Arifa, persiapan tahun ini menjadi salah satu yang paling maksimal sepanjang pengalamannya mengikuti MTQ. Ia telah mengikuti berbagai MTQ nasional sejak 2012, mulai dari Bangka Belitung, Batam, Nusa Tenggara Barat, Medan, Kepulauan Riau, hingga terakhir di Padang, Sumatera Barat.
Pada MTQ Nasional sebelumnya di Padang, Arifa mengikuti cabang tilawah remaja dan meraih peringkat keenam atau harapan III. Sementara tahun ini, ia untuk pertama kalinya tampil di cabang tilawah golongan dewasa putri.
Target juara yang disampaikan Gubernur Ahmad Luthfi pun tidak dianggap sebagai beban. Bagi Arifa, target tersebut justru menjadi pemacu agar peserta meningkatkan persiapan menjelang perlombaan.
“Menjadi sebuah semangat untuk terus berlatih sehingga kami bisa menyiapkan lebih optimal dan maksimal lagi,” katanya.
Ia berharap dukungan masyarakat Jawa Tengah dapat mengiringi perjuangan seluruh kafilah hingga tampil di MTQ Nasional.
Semangat tersebut juga mendapat dukungan langsung dari Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Dalam arahannya, Luthfi meminta masa karantina dimanfaatkan untuk mengasah kemampuan peserta secara maksimal, termasuk teknik pelafalan dan cengkok bagi peserta cabang tilawah.
Ia juga menyampaikan, peserta akan mendapat dukungan sebelum bertanding. Luthfi mengatakan telah meminta Baznas memberikan uang saku kepada seluruh peserta kafilah sebelum mereka bertanding.
Editor : Ahmad Antoni