Abu Vulkanik Anak Krakatau Belum Terdeteksi Capai Jateng, BPBD Imbau Warga Tetap Waspada
SEMARANG, iNewsSemarang.id - Masyarakat diimbau tidak panik terkait dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK). Berdasarkan asesmen di beberapa wilayah dan analisis meteorologi, belum ada residu abu vulkanik GAK yang sampai di Jawa Tengah.
Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Jateng Bergas Catursasi Penanggungan mengatakan, pihaknya bersama BPBD di 35 kabupaten/ kota, telah melakukan asesmen di sejumlah wilayah yang berbatasan dengan Jawa Barat.
Mulai dari Cilacap, Kebumen, Purworejo, Brebes, Tegal, Banyumas, hingga meluas ke wilayah timur. Hasilnya, aktivitas vulkanik GAK belum berdampak pada aktivitas warga.
"Ada informasi simpang siur terkait dampak langsung (abu letusan GAK) kepada masyarakat (Jawa Tengah). Untuk menjelaskan isu-isu itu, harus didukung dengan data. Setelah kita cek di beberapa wilayah, hal yang mengganggu aktivitas kehidupan penghidupan masyarakat belum terjadi," tegasnya, saat konferensi pers di Rumah Rakyat, Kantor Gubernur Jateng, Senin (7/9/2026).
Namun demikian, pihaknya tetap mengimbau warga untuk tetap waspada dan tidak panik. Pihaknya menginstruksikan agar BPBD di seluruh Jawa Tengah melakukan edukasi, terkait antisipasi terhadap debu akibat aktivitas vulkanik maupun dampak musim kemarau.
Editor: Ahmad Antoni