Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bandara Ahmad Yani Semarang Beri Pelatihan Diving Gratis Warga Karimunjawa, Ini Tujuannya
Advertisement . Scroll to see content

Jaga Ekosistem Laut, Bandara Semarang Transplantasi 100 Meter Persegi Terumbu Karang di Karimunjawa

Jum'at, 11 September 2026 | 14:15 WIB
  • author Ahmad Antoni
Jaga Ekosistem Laut, Bandara Semarang Transplantasi 100 Meter Persegi Terumbu Karang di Karimunjawa
Transplantasi terumbu karang pada area rehabilitasi seluas 100 meter persegi di Perairan Tanjung Gelam, Taman Nasional Karimunjawa, Jepara. (foto: istimewa)

JEPARA, iNewsSemarang.id - Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang memperkuat komitmennya mendukung pelestarian lingkungan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) InJourney Airports Konservasi Bahari, dalam memperingati HUT ke-2 PT Angkasa Pura Indonesia (Persero).

Program yang dilaksanakan berupa kegiatan rehabilitasi dan transplantasi terumbu karang pada area rehabilitasi seluas 100 meter persegi di Perairan Tanjung Gelam, Taman Nasional Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. 

Kegiatan transplantasi terumbu karang yang dilaksanakan pada 4–5 September 2026 tersebut merupakan hasil kolaborasi Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang bersama Balai Taman Nasional Karimunjawa dan komunitas lokal Omah Karang, yang selama ini berfokus pada konservasi dan restorasi terumbu karang di Karimunjawa.

Dalam kegiatan tersebut, bantuan secara simbolis diserahkan oleh Direktur Human Capital PT Angkasa Pura Indonesia (Persero), Adi Nugroho, kepada Suherman, Ketua Omah Karang, sebagai representasi komunitas lokal yang berperan aktif dalam konservasi dan restorasi terumbu karang di Karimunjawa. Penyerahan bantuan juga didampingi oleh Regional CEO Kantor Regional IV Rahadiah D. Yogisworo dan General Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang Sulistyo Yulianto. 

“Karimunjawa merupakan salah satu destinasi dengan kekayaan bahari yang luar biasa, sehingga rehabilitasi terumbu karang menjadi langkah konkret untuk memastikan potensi tersebut dapat terus dinikmati oleh masyarakat dan generasi mendatang,” ujar Regional CEO Kantor Regional IV, Rahadian D. Yogisworo dalam keterangan Jumat (11/9).

“Sebanyak 1.300 fragmen karang jenis Acropora spp. dan Porites spp. ditanam dan dipasang pada media rehabilitasi yang telah ditempatkan di lokasi transplantasi,” imbuh General Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Sulistyo Yulianto. 

Dalam pelaksanaannya, lanjut dia, dipasang 100 unit spider web dan 1 unit biorock sebagai media rehabilitasi terumbu karang. Sulistyo juga menginformasikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk memulihkan dan meningkatkan kondisi ekosistem terumbu karang, meningkatkan luasan tutupan karang hidup pada lokasi rehabilitasi, serta menyediakan habitat yang lebih baik bagi berbagai jenis biota laut. 

Selain itu, program ini diharapkan dapat mendukung upaya konservasi dan pengelolaan ekosistem laut secara berkelanjutan melalui sinergi antara pengelola kawasan, masyarakat, dan mitra TJSL.

“Konservasi lingkungan membutuhkan keterlibatan banyak pihak dan tidak dapat dilakukan secara parsial. Melalui program ini, kami melihat bagaimana perusahaan, Balai Taman Nasional, komunitas, dan stakeholder daerah dapat bergerak bersama untuk memberikan manfaat bagi ekosistem,” ujarnya.

Dia memandang Karimunjawa tidak hanya sebagai kawasan dengan keanekaragaman hayati laut yang tinggi, tetapi juga sebagai destinasi wisata yang memiliki potensi besar untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. 
 

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut