Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : KAI Group Buka Rekrutmen Eksternal 2026 untuk Lulusan SMA hingga S1, Cek Cara Registrasinya
Advertisement . Scroll to see content

Waspada Penipuan Tiket KA Berkedok Rekayasa Sosial via PayLater, Ini Panduan Transaksi yang Aman

Senin, 14 September 2026 | 11:32 WIB
  • author Ahmad Antoni
Waspada Penipuan Tiket KA Berkedok Rekayasa Sosial via PayLater, Ini Panduan Transaksi yang Aman
KAI Daop 4 Semarang mengimbau masyarakat mewaspadai modus penipuan berkedok rekayasa sosial (social engineering) yang memanfaatkan fitur pembiayaan digital (PayLater) pada platform pihak ketiga/e-commerce. (Foto: Istimewa)

Luqman menegaskan, seluruh sistem penjualan dan operasional tiket KAI saat ini beroperasi dengan standar keamanan tinggi dan terverifikasi secara ketat.

"Kami menegaskan bahwa infrastruktur transaksi dan sistem tiket KAI sepenuhnya aman. Modus ini murni merupakan rekayasa sosial di luar ekosistem operasional langsung KAI yang memanfaatkan kelalaian serta limit pembiayaan individu. Oleh karena itu, kami sangat menyarankan pelanggan untuk melakukan transaksi pemesanan secara mandiri melalui aplikasi resmi Access by KAI atau web kai.id guna menjamin keamanan, kepastian data, dan kemudahan layanan secara menyeluruh," tegasnya.

Sebagai panduan bagi masyarakat agar terhindar dari modus penipuan serupa, KAI Daop 4 Semarang membagikan panduan keamanan transaksi berikut:

1. Pesan Melalui Kanal Resmi KAI: Utamakan pemesanan langsung lewat aplikasi Access by KAI atau laman resmi booking.kai.id.

2. Hindari Membelikan Tiket untuk Orang Asing: Jangan bersedia memesankan tiket bagi pihak yang tidak dikenal, terlebih dengan menggunakan akun finansial atau fasilitas cicilan/limit pinjaman pribadi Anda.

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut