Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : MTQ Nasional 2026 di Jateng Cetak Sejarah, Penyandang Disabilitas Tuli Ikut Tartil Al-Qur’an
Advertisement . Scroll to see content

Menikmati Sentuhan Hangat Terapis Netra, Pemulih Rasa Lelah Para Kafilah MTQ Nasional 2026

Rabu, 16 September 2026 | 07:18 WIB
  • author Ahmad Antoni
Menikmati Sentuhan Hangat Terapis Netra, Pemulih Rasa Lelah Para Kafilah MTQ Nasional 2026
Kafilah MTQ Nasional XXXI memanfaatkan layanan pijat terapis netra yang disediakan Dinas Sosial (Dinsos) Jawa Tengah. (foto: istimewa)

Layanan Pijat Libatkan 20 Disabilitas Netra

Dalam gelaran MTQ Nasional, layanan pijat melibatkan 20 disabilitas netra dari empat panti sosial binaan Pemprov Jateng. Yakni PPSDSN Penganthi Temanggung, PPSDSN Bhakti Candrasa Surakarta, Panti Pelayanan Sosial Lansia Bojongbata Pemalang, dan PPSDSN Pendowo Kudus.

Sekretaris Dinas Sosial Jateng, Isriadi Widodo mengatakan, layanan itu dibuka pada 13-19 September 2026 pukul 14.00-20.00 WIB. Tersedia tiga kamar untuk putra dan dua kamar untuk putri, dengan tarif Rp50.000 per jam. Hingga hari ini, sudah lebih dari 50 orang yang sudah memanfaatkan layanan tersebut.

Sebagaimana arahan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Wagub Taj Yasin Maimoen, program tersebut memiliki dua tujuan utama. Yakni memberikan layanan kebugaran bagi para kafilah MTQ, sekaligus ruang bagi disabilitas untuk berkarya dan meningkatkan pendapatan.

"Mudah-mudahan dengan kesempatan ini semakin banyak pasien yang berdatangan, karena kita juga berharap ini menjadi rezeki berkah bagi saudara-saudara kita yang netra. Dengan kegiatan MTQ ini bisa meningkatkan pendapatan mereka," ujar Isriadi.

Pihaknya berharap, layanan pijat bugar bisa dimanfaatkan oleh kafilah MTQ yang badannya lelah setelah mengikuti perlombaan, sekaligus memberikan kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk hidup mandiri di keluarga maupun masyarakat.

“Harapannya nanti para penyandang netra ini setelah menjalani proses rehabilitasi sosial di dalam panti, mereka bisa hidup mandiri di keluarga dan masyarakat,” ujarnya.
 

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut