Trekking Bulusan Hills, Potret Gaya Hidup Sehat Warga Lintasi Jalan Terjal hingga Tanjakan
SEMARANG, iNewsSemarang.id – Puluhan warga RT 04 RW V Kelurahan Bulusan, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, antusias mengikuti Trekking Bulusan Hills, Minggu (20/9/2026).
Sekitar 60 peserta dari anak-anak, remaja hingga orang tua lanjut usia (lansia) tampak kompak dan bersemangat melintasi rute trekking yang cukup menantang. Mereka harus melintasi jalan terjal penuh kerikil pasir, menyeberangi arus sungai bebatuan hingga tanjakan.
Tak sedikit dari mereka, terutama para lansia harus berjuang ekstra untuk menaklukkan rute sepanjang 1,6 kilometer. Meski terbilang berjarak tempuh pendek, namun medan yang berkelok naik turun diakui membutuhkan tenaga dan kehati-hatian.

Trekking Bulusan Hills sendiri terbagi tiga kelompok, yakni kelompok ibu-ibu dan remaja perempuan, kelompok bapak-bapak dan kelompok anak-anak dan remaja laki-laki.
Sutaryo (72), salah satu peserta lansia mengakui medan yang dilintasinya penuh tantangan dan cukup berat. “Ya saya tetap bersemangat, meski medannya cukup berat. Bagi saya kegiatan ini sebagai hiburan dan olahraga,” ungkapnya.
Senada juga diungkapkan Waluyo. Menurutnya, medan trekking sangat ekstrem dan terjal. “Untung saya masih kuat. Usia saya lebih 60 tahun, ya demi warga RT 4 RW 5 yang semakin kompak,” imbuhnya.

Sementara itu bagi Nuraini (73), kegiatan trekking ini seakan menjadi nostalgia bagi dirinya. “Nostalgia bagi saya, karena sejak sekolah saya sudah biasa ikut lomba gerak jalan yang paling jauh jarak 28 Km dari Karangjati ke Balai Kota Semarang. Itu waktu SMEA,” ujar Nuraini.
“Dalam trekking Bulusan ini, tantangan paling berat saat tanjakan menjelang akhir. Untu seusia saya itu memang berat,” akunya.
Beda yang disampaikan Rio (11), salah satu peserta kelompok anak. Dia mengaku sangat senang bisa mengikuti trekking. “Trekkingnya seru banget. Waktu jalan aman, lewat tanjakan ada pohon lewati kotoran kerbau. Waktu nanjak serasa naik gunung,” ucapnya.
“Selain memang membuat guyup warga kami, kegiatan trekking ini juga membuat semangat dan budaya olahraga di lingkungan semakin kuat, sehingga menjadi momentum bersama gaya hidup sehat bagi warga,” jelasnya.
Editor: Ahmad Antoni