Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Heboh Gibran Ditempatkan di Kursi Menteri saat Sidang Kabinet Paripurna, Begini Penjelasan Istana
Advertisement . Scroll to see content

Ini Konsekuensinya jika Gugatan Ijazah Gibran Dikabulkan MK, Berpotensi Picu Krisis Politik

Rabu, 23 September 2026 | 05:28 WIB
  • author Achmad Al Fiqri
Ini Konsekuensinya jika Gugatan Ijazah Gibran Dikabulkan MK, Berpotensi Picu Krisis Politik
Gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) terkait ijazah Gibran Rakabuming Raka di Mahkamah Konstitusi (MK) menjadi sorotan sejumlah kalangan. (foto: dok MPI)

Namun, Rocky mengatakan persoalan berikutnya bukan hanya mengenai potensi berakhirnya pemerintahan, melainkan apa yang akan terjadi setelahnya. Dia mempertanyakan arah politik dan sistem yang akan mengisi kondisi tersebut.

"Tapi bukan itu masalahnya, akan terjadi itu. Masalahnya, the beginning after the end, apa? Mau diisi apa? Kapitalisme? Federalisme? Negara agama? Saya sodorin itu, mari kita bicarain after the end, the beginning-nya apa? Buntu semua kan?" ujar Rocky.

Dia juga menanggapi anggapan dirinya menjadi juru bicara Presiden Prabowo. Dia menegaskan dirinya lebih memilih disebut sebagai juru bicara konstitusi.

"Tiba-tiba, 'Rocky Gerung juru bicara presiden.' Gimana caranya orang diajak berpikir kalau mentok di situ? Saya jadi juru bicara konstitusi. Bahkan saya bilang tadi, presiden juru bicara saya, kenapa? Dia ingin mengucapkan prinsip-prinsip yang belum tentu sempurna tentang sosialisme, karena dia anti-kapitalisme sekarang, oligarki ketakutan, fight back," ujarnya.
 

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut