Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Wartawan Polda Jateng Salurkan 16.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Jabungan
Advertisement . Scroll to see content

Canggih, Fitur Parkir Otomatis Ini Memungkinkan Pengemudi Tak Perlu Pegang Setir Mobil

Jum'at, 25 September 2026 | 14:00 WIB
  • author Tim INews
Canggih, Fitur Parkir Otomatis Ini Memungkinkan Pengemudi Tak Perlu Pegang Setir Mobil
Teknologi Automatic Parking Assist membantu mobil parkir secara mandiri dengan sensor dan kamera 360 derajat, sehingga pengemudi mudah dan aman saat parkir. Foto iNews.id

SEMARANG, iNewsSemarang.id - Teknologi otomotif modern kini semakin memanjakan para pengendara lewat hadirnya fitur Automatic Parking Assist (APA) yang memungkinkan mobil memarkir secara mandiri. Inovasi pemandu pintar ini membuat pengemudi tidak perlu lagi memegang roda kemudi maupun menginjak pedal gas saat hendak parkir.

Sistem APA bekerja secara sistematis dengan mengandalkan integrasi antara sensor sonar dan kamera pemantau 360 derajat di sekeliling bodi mobil. Seluruh manuver pengukuran sudut serta pergerakan maju-mundur dikendalikan sepenuhnya oleh komputer kendaraan hingga posisi kendaraan presisi.

Proses pengaktifan teknologi ini terbilang cukup mudah dan praktis bagi pengendara saat menemukan area lahan yang sesuai. 

"Setelah menemukan atau mendeteksi ketersediaan lahan parkir, pengemudi cukup mengaktifkan fitur APA melalui kamera 360 derajat, dan sistem pun akan merespons untuk melakukan fungsinya," ujar Product Expert PT Sokonindo Automobile, Difi Driyana, dalam keterangannya disela-sela pengujian fitur APA DFSK E5 Plus di kawasan Kota Lama Semarang, baru-baru ini.

Setelah fitur tersebut aktif, pengemudi tinggal melepas penuh kendali roda kemudi serta sistem pengereman kendaraan. Selama proses pemarkiran otomatis berlangsung, pengemudi hanya perlu memantau pergerakan mobil melalui layar monitor utama berukuran 15,6 inci.

Layar digital tersebut akan menampilkan estimasi jarak sudut parkir secara rinci hingga akurasi satuan sentimeter. Kendati demikian, mekanisme pengukuran sensorik ini tetap memerlukan beberapa tahapan koreksi gerakan sebelum kendaraan benar-benar terparkir sempurna.

Aspek keselamatan menjadi prioritas utama di mana sistem akan otomatis berhenti secara mendadak jika mendeteksi adanya objek atau halangan di sekitar mobil. Setelah area halangan tersebut kembali steril, proses pemarkiran otomatis dapat langsung dilanjutkan tanpa perlu mengulang prosedur dari awal.

"Fitur ini sangat penting bagi pengemudi pemula yang kerap merasa ragu saat memarkirkan kendaraan," tambah Difi.

Namun, lanjut Difi, ada syarat utama yang harus dipenuhi agar sistem pemandu pintar ini dapat bekerja membaca ruang secara optimal di lapangan. Area lokasi yang dituju wajib memiliki garis pembatas atau marka parkir yang jelas agar mudah dikenali oleh pemindai kamera kendaraan.

Kamera dan sensor selanjutnya akan mengalkulasi jalur manuver terbaik berdasarkan marka jalan yang telah terdeteksi tersebut. Perkembaangan fitur kecerdasan buatan pada armada roda empat ini sekaligus menegaskan arah efisiensi dan keamanan berkendara di masa depan.

Editor: Suriya Mohamad Said

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut