Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sosok Nurisa Dian Ashrifah, Srikandi Semarang Cetak Sejarah Panahan Indonesia di Asian Games 2026
Advertisement . Scroll to see content

Rebut Emas dan Cetak Sejarah Panahan Indonesia di Asian Games 2026, Nurisa Bikin Bangga Almamater

Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:33 WIB
  • author Ahmad Antoni
Rebut Emas dan Cetak Sejarah Panahan Indonesia di Asian Games 2026, Nurisa Bikin Bangga Almamater
Atlet panahan asal Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Nurisa Dian Ashrifah. (Foto: IG/timindonesiaofficial)

SEMARANG, iNewsSemarang.id - Atlet panahan asal Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Nurisa Dian Ashrifah, berhasil mencatatkan sejarah membanggakan bagi olahraga panahan Indonesia. 

Mahasiswi yang menempuh studi pada Program Sarjana Manajemen ini meraih medali emas nomor compound individual putri di Asian Games 2026. Berdasarkan data dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI, capaian ini merupakan emas pertama cabang olahraga (cabor) panahan Indonesia sepanjang sejarah keikutsertaan kontingen Merah Putih di Asian Games.

Nurisa menuntaskan laga final pada Kamis (1/10/2026) di Okazaki Chuo Sogo Park Multipurpose Square, Jepang. Ia menang tipis 139–137 atas pemanah asal Filipina, Amaya Amparo Cojuangco, meski sempat terkendala angin kencang yang membuat sejumlah bidikan kedua finalis meleset dari titik sempurna. 

Sebelum melangkah ke babak final, Nurisa lebih dulu menumbangkan pemanah-pemanah unggulan dari Korea Selatan dan India. Nurisa mengaku sangat bersyukur, terharu, dan bangga dapat mengukir sejarah baru dengan mempersembahkan emas pertama bagi cabor panahan Indonesia di panggung Asian Games.

Ia berharap capaian ini dapat menjadi bukti sekaligus motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berjuang maksimal di bidangnya masing-masing.

“Kondisi angin di lapangan memang cukup kencang dan membuat pertandingan final berjalan sangat ketat. Namun, saya berusaha untuk tetap tenang, menjaga fokus, dan terus konsisten berjuang sampai anak panah terakhir,” ungkap Nurisa.

Capaian di Jepang ini bukan kali pertama bagi Nurisa dalam mengibarkan Merah Putih di podium tertinggi. Dalam debut-nya pada SEA Games 2025 di Thailand, ia berhasil meraih emas nomor compound putri individual setelah mengalahkan wakil Singapura dengan skor 142–140 di final. Sementara itu pada nomor beregu, ia turut menyumbangkan satu emas dan satu perunggu.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Udinus, Prof. Dr. Dra. Kusni Ingsih, S.E., M.M., menyampaikan rasa bangga yang mendalam atas capaian mahasiswi Udinus tersebut. Ia menegaskan bahwa pihak universitas senantiasa berkomitmen memberikan dukungan penuh, fasilitas, serta apresiasi berupa beasiswa dan penghargaan tertinggi bagi mahasiswa yang berhasil mengharumkan nama almamater serta bangsa di kancah internasional.

“Kami keluarga besar Udinus merasa sangat bangga atas torehan sejarah yang diukir oleh Nurisa Dian Ashrifah. Keberhasilan menyumbang emas pertama bagi panahan Indonesia di Asian Games merupakan momentum bersejarah yang membanggakan Udinus, sekaligus diharapkan menjadi inspirasi besar bagi atlet-atlet mahasiswa lainnya,” ujar Prof Kusni dalam siaran pers, Jumat (2/10).

Diketahui, medali emas yang diraih Nurisa menjadi emas kelima bagi Kontingen Indonesia di Asian Games 2026, sekaligus melampaui target awal empat medali emas. Hingga saat ini, Indonesia telah mengumpulkan lima emas, tujuh perak, dan 20 perunggu dengan total 32 medali. 

Peluang penambahan medali masih terbuka lebar karena perhelatan Asian Games 2026 berlangsung hingga 4 Oktober 2026, termasuk peluang dari sejumlah atlet mahasiswa Udinus yang masih berlaga.

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut