Rawan Kecelakaan, Pembangunan Jalur Penyelamat Kalijambe Purworejo Dikebut
Pekerjaan utama selanjutnya, terang Temmy, pembangunan jalur baru, serta pembangunanan JPD. Pemerintah membangun JPD dengan panjang sekitar 100 meter dan lebar enam meter. Jalur tersebut disiapkan untuk membantu menghentikan kendaraan yang mengalami gangguan pengereman, termasuk rem blong.
Pekerjaan dengan nilai kontrak Rp17,29 miliar itu mencakup penanganan sepanjang 300 meter. Berdasarkan data kontrak, pelaksanaan dimulai pada 25 Juni 2026, dan dijadwalkan selesai pada 28 Desember 2026.
Temmy menyebutkan, progres fisik pekerjaan hingga saat ini telah mencapai sekitar 50 persen, melampaui target awal sebesar 45 persen. Pihaknya berharap pengerjaan berjalan lancar, sehingga infrastruktur tersebut dapat segera dimanfaatkan masyarakat.
Untuk menjaga kelancaran perjalanan selama pekerjaan berlangsung, Dinas PUPR Jateng juga berkoordinasi dengan kepolisian dalam pengaturan lalu lintas, guna mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi.
"Ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Jawa Tengah, karena mengutamakan keselamatan pengguna jalan," kata Temmy.
Pembangunan tersebut mendapat respons positif dari warga Desa Kalijambe. Warga setempat, Iskandar mengatakan, kawasan itu sebelumnya kerap mengalami kecelakaan, bahkan sepengetahuannya dulu sebelum ada proyek pembangunan, kejadian kecelakaan kerap terjadi.
Editor: Ahmad Antoni