Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Hari Ini Kemenag Gelar Sidang Isbat Tentukan Awal Ramadan 2026, Pemantauan Hilal di 96 Titik
Advertisement . Scroll to see content

Sains Ramadhan : Meraih Malam Mulia, Lailatul Qadar 

Jum'at, 29 April 2022 | 15:58 WIB
  • author Moh. Miftahul Arief
Sains Ramadhan : Meraih Malam Mulia, Lailatul Qadar 
Saat puasa ramadhan semua berlomba meraih lailatul qadar (foto: pixabay)

Karena ketika itu jiwa manusia setelah puasa dua puluh hari diharapkan telah mencapai satu tingkat kesadaran dan kesucian yang memungkinkan malam mulia itu berkenan untuk menemuinya, dan itu pula sebabnya Rasulullah SAW. Menganjurkan sekaligus mempraktikkan I’tikaf   ( berdiam diri dan merenung di masjid ) pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan.

Apabila jiwa telah siap, kesadaran telah mulai bersemi, dan lailatul qadar datang menemui seseorang, ketika itu, malam kehadirannya menjadi saat qadar  dalam arti, saat menentukan bagi perjalanan sejarah hidupnya di masa-masa mendatang. Yaitu saat titik tolak untuk meraih kemuliaan dan kejayaan hidup di dunia dan di akhirat kelak.

Editor: Miftahul Arief

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut