Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Borobudur Marathon 2026: Kuota 12.500 Peserta, Targetkan Perputaran Ekonomi Tembus Rp100 Miliar
Advertisement . Scroll to see content

Catat, Tiket Borobudur Disepakati Jadi Rp.750.000

Minggu, 05 Juni 2022 | 10:14 WIB
  • author Feby Novalius
Catat, Tiket Borobudur Disepakati Jadi Rp.750.000
Tiket kunjungan candi Borobudur disepakati jadi Rp750.000 untuk domestik dan USD100 untuk mancanegara (foto: pixabay)

JAKARTA . iNewsSemarang.id - Tiket kunjungan wisata Candi Borobudur yang selama ini Rp50.000 akan dinaikan menjadi Rp750.000 untuk turis domestik, sedangkan untuk turis asing dipatok USD100 per orang.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Panjaitan, menjelaskan itu dalam postingan akun Instagramnya, Sabtu (4/6/2022).

"Biaya 100 dollar untuk wisman dan turis domestik sebesar 750 ribu Rupiah," tulisnya.

Namun, Luhut juga mengatakan ada harga untuk pelajar, harga yang lebih murah.

"Khusus untuk pelajar, kami berikan biaya 5.000 Rupiah saja," lanjutnya.

Selain itu, wisatawan ke Candi Borobudur bakal dibatasi. Nantinya yang diizinkan berwisata ke Candi Borobudur hanya 1.200 orang per hari.

"Kami juga sepakat dan berencana untuk membatasi kuota turis yang ingin naik ke Candi Borobudur sebanyak 1200 orang per hari," sambung Luhut.

Langkah ini, jelas Luhut, semata-mata demi menjaga kelestarian kekayaan sejarah dan budaya nusantara.

Nantinya juga semua turis harus menggunakan tour guide dari warga lokal sekitar kawasan Borobudur.

"Ini kami lakukan demi menyerap lapangan kerja baru sekaligus menumbuhkan sense of belonging terhadap kawasan ini sehingga rasa tanggung jawab untuk merawat dan melestarikan salah satu situs sejarah nusantara ini bisa terus tumbuh dalam sanubari generasi muda di masa mendatang," ujarnya.

Editor: Miftahul Arief

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut