Tak Tolak Wacana Kenaikan BBM Bersubsidi, HIPMI Kendal Sarankan Ini ke Pemerintah

Agus Riyadi
Ketua HIPMI Kendal Arifianto. Foto: Istimewa

Dia memahami jika kenaikan harga BBM bersubsidi dapat mengurangi beban pemerintah dalam mensubsidi rakyatnya yang selama ini sangat tinggi. Di tahun 2022 beban negara untuk subsidi BBM mencapai Rp502 triliun sampai dengan bulan Oktober mendatang. Besarnya jumlah tersebut mencapai 25% dari jumlah pendapatan negara.

Selain itu, jika dilihat memang negara nombok besar, kalau dibandingkan dengan harga BBM di negara lain sangat jauh berbeda.

Ariffianto kembali menegaskan, bahwa HIPMI Kendal tidak menolak adanya kenaikan BBM, namun juga berharap kenaikannya tidak terlalu tinggi. 

Hal seperti ini menurutnya memang perlu dikalkulasi oleh pemerintah. Porsi yang awalnya untuk mensubsidi bisa dialihkan ke hal-hal yang sifatnya produktif dan bisa meningkatkan perekonomian di lapisan masyarakat menengah ke bawah.

Editor : Agus Riyadi

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network