SEMARANG, iNewsSemarang.id - Pasca dirilisnya hasil survei pada bulan Maret 2024 untuk Pemilihan Gubernur Jawa Tengah 2024, perhatian publik saat ini mengarah kepada Kepala LKPP yang merupakan mantan Wali Kota Semarang dua periode, Hendrar Prihadi.
Pasalnya, kendati sampai sekarang dia masih enggan mengkomentari soal keterkaitannya dengan pemilihan kepala daerah di Provinsi Jawa Tengah, namun elektabilitasnya konsisten berada di urutan teratas.
Sejumlah pengamat bahkan memprediksi elektabilitas pria yang akrab disapa Hendi itu akan semakin menguat jika dia membuka diri terkait Pilgub Jateng 2024.
Pengamat politik Universitas Semarang, Muhammad Junaidi meyakini bahwa Hendi yang memiliki simpul jaringan yang luas di Jawa Tengah akan semakin terdongkrak elektabilitasnya ke depan.
"Rilis hasil survey mulai tahun lalu sampai saat ini saya rasa sudah bisa merepresentasikannya (peta politik Pilgub Jateng 2024). Namun tetap, politik itu dinamis, dan saya rasa potensi Mas Hendi untuk elektabilitasnya menguat juga sangat besar kalau sudah ada declare dari beliau," katanya.
Adapun Hendi sendiri di lingkup Jawa Tengah merupakan tokoh yang aktif di berbagai organisasi. Merujuk pada sumber laman www.HendrarPrihadi.com, Hendi saat ini aktif tercatat sebagai Ketua Korps Alumni Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Jawa Tengah. Sebelumnya menjadi Ketua Taruna Merah Putih (TMP) di tingkat pusat, Hendi juga tercatat sebagai Ketua TMP Provinsi Jawa Tengah.
Selain itu, Hendi juga tercatat pernah mengemban amanah sebagai Ketua Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI POLRI (FKPPI) Provinsi Jawa Tengah.
Lebih lanjut, Junaidi menilai elektabilitas Hendi yang tinggi dipengaruhi oleh pribadinya yang egaliter, hal itu bisa dilihat dari gaya komunikasi dan program - program yang dijalankan saat dirinya menjadi Walikota Semarang, ataupun saat ini sebagai Kepala LKPP RI.
"Mas Hendi sampai saat ini masih dianggap sebagai tokoh yang identik dengan komunikasi terbuka. Beliau dianggap masyarakat selalu membuka peluang komunikasi, sehingga elektabilitasnya tinggi," ujarnya.
Di sisi lain, Junaidi sendiri berharap hasil survey yang ada bisa membuka dan mengerucutkan peta koalisi sehingga tidak ada gesekan politik yang berkembang di masyarakat.
"Dengan ini saya justru berharap peta koalisi bisa semakin terbuka dan mengerucut sehingga gesekan politik tidak lama - lama ada berkembang di masyarakat," ujarnya.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait