Musafir Boleh Tidak Puasa, Apa Syaratnya?

Dimas Bihar Ulum
Syarat Musafir Boleh Tidak Puasa (Foto: Ilustrasi/Dok)

Selain itu, terdapat hadis yang menunjukkan kebolehan bagi musafir untuk memilih antara berpuasa atau tidak:

إِنْ شِئْتَ فَصُمْ وَإِنْ شِئْتَ فَأَفْطِرْ

Artinya: "Jika mau, berpuasalah dan jika mau, kamu boleh tidak berpuasa." (HR. Muslim No. 1121)

Namun, jika berpuasa dalam perjalanan tidak menimbulkan kesulitan atau bahaya, maka berpuasa lebih utama. Sebaliknya, jika puasa dapat membahayakan kesehatan atau menyebabkan kesulitan yang berarti, maka disarankan untuk tidak berpuasa dan menggantinya di hari lain. Sebagaimana dijelaskan dalam kesimpulan dari berbagai dalil dalam Alquran dan hadist yang membahas keringanan bagi musafir. 

"Jika puasa sangat memberatkan, bahkan dikhawatirkan dapat membahayakan diri seorang musafir, maka haram baginya berpuasa." 

Yang mendasari simpulan di atas berdasarkan pada riwayat dari Jabir bin Abdullah RA.

Dengan memahami syarat-syarat tersebut, seorang muslim yang sedang dalam perjalanan dapat menentukan apakah ia boleh tidak berpuasa atau sebaiknya tetap menjalankan ibadah puasa sesuai dengan kondisi dan kemampuannya. Wallahualam. 

 

(Arni Sulistiyowati) 

 

Editor : Maulana Salman

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network