Selama pelaksanaan latihan, seluruh prajurit dihadapkan pada situasi dan kondisi perang berlarut sesuai skenario latihan yang direncanakan.
Hal ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran yang mendekati situasi dan kondisi sebenarnya ketika harus bergerilya menghadapi musuh dalam menjaga kedaulatan NKRI.
Melalui latihan ini, prajurit dituntut untuk dapat menerapkan Taktik gerilya secara terintegrasi, menjamkan kembali naluri dan disiplin tempur serta penerapan akan pengetahuan teknis dan taktis militer.
Setiap prajurit Kodam IV Diponegoro dan segenap personel komponen cadangan harus memiliki kecakapan dan kompetensi dalam menerapkan taktik gerilya, kemampuan ini akan terus dipelihara dan diasah melalui latihan-latihan yang berkesinambungan.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
