Banjir Rendam Jalur KA Kaliwungu-Kalibodri, Perjalanan Kereta Jakarta-Semarang Sempat Lumpuh

Ahmad Antoni
Petugas melakukan normalisasi jalur hulu-hilir Kaliwungu-Kalibodri Kendal yang terendam banjir, Kamis (15/1/2026) malam. (Foto: Istimewa).

KENDAL, iNewsSemarang.id – Banjir menggenangi jalur hulu dan hilir petak jalan Kaliwungu - Kalibodri, Kabupaten Kendal, tepatnya di jembatan atau Bangunan Hikmat (BH) 111 Km 20+7/8, pada Kamis (15/1/2026) malam.

PT KAI Daop 4 Semarang sempat menutup sementara jalur tersebut karena luapan air yang mengalir deras dan membahayakan keselamatan perjalanan kereta.

Petugas Prasarana melaporkan adanya luapan air yang telah mencapai batas kepala rel di lokasi tersebut, Daop 4 segera menerapkan semboyan 3 pada jalur hulu dan hilir sebagai langkah pengamanan. 

Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif menyampaikan bawah pada dua jalur kereta api pada lokasi terdampak, saat ini sudah tertutup luapan air yang mengalir deras.

“Untuk keselamatan, jalur kereta api terpaksa kami tutup dan untuk sementara tidak bisa dilalui kereta api. Sehingga perjalanan KA khususnya yang melewati jalur dari Semarang menuju Jakarta maupun sebaliknya akan terganggu,” jelas Luqman, Kamis (15/1/2026) malam,

Berikut 8 KA yang sempat tertahan akibat banjir di jalur hulu dan hilir petak jalan Kaliwungu - Kalibodri, Kabupaten Kendal pada Kamis malam.

1.    KA 220 Kaligung andil keterlamabatan 27 menit.
2.    KA 152 Brantas andil keterlamabatan 34 menit 
3.    KA 91 Jayabaya andil keterlambatan 17 menit
4.    KA 186 Joglosemarkerto posisi di Stasiun Weleri
5.    KA 254B Kertajaya posisi di Stasiun Kalibodri
6.    KA 18 Argo Sindoro posisi di Stasiun Weleri
7.    KA 95 Harina posisi di Stasiun Semarang Poncol
8.    KA 221F Kaligung posisi di Stasiun Kaliwungu

Bisa Dilintasi KA dengan Kecepatan Terbatas

Jalur hulu pada petak jalan Kaliwungu - Kalibodri yang sebelumnya dilakukan normalisasi pasca luapan air di jembatan KA nomor BH 111 KM 20+7/8, kini telah dapat dilalui oleh kereta api dengan kecepatan terbatas 30 km/jam per pukul 00.08 WIB. 

KA pertama yang melintas pada jalur hulu tersebut adalah KA 18 Argo Sindoro, setelah dilakukan rangkaian pemeriksaan prasarana dan dinyatakan aman untuk operasional terbatas.

Luqman Arif menjelaskan bahwa upaya normalisasi yang dilakukan secara intensif pasca adanya luapan air di titik tersebut membuahkan hasil.

“Setelah dilakukan penanganan dan pengecekan menyeluruh, jalur hulu pada petak jalan Kaliwungu - Kalibodri dinyatakan aman untuk dilalui kereta api dengan kecepatan terbatas. Pembatasan ini diberlakukan sebagai langkah mitigasi untuk menjaga keselamatan perjalanan KA,” ujar Luqman.

Ia menambahkan bahwa untuk jalur hilir pada petak jalan tersebut, saat ini petugas KAI Daop 4 Semarang masih terus melakukan upaya normalisasi secara bertahap agar dapat segera kembali dioperasikan.

“Seiring dengan dibukanya jalur hulu, KAI Daop 4 Semarang tetap melakukan pengaturan pola operasi perjalanan KA guna meminimalkan dampak keterlambatan terhadap perjalanan kereta api lainnya. Namun demikian, beberapa perjalanan KA masih mengalami keterlambatan selama proses penanganan jalur hilir berlangsung,” tambahnya.

Luqman menegaskan bahwa keselamatan perjalanan kereta api tetap menjadi prioritas utama KAI. Pemantauan kondisi jalur dilakukan secara intensif oleh petugas di lapangan untuk memastikan operasional kereta api berjalan aman dan andal.

KAI Daop 4 Semarang menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan yang terdampak atas ketidaknyamanannya serta mengucapkan terima kasih atas pengertian dan kesabaran pelanggan selama proses penanganan berlangsung. 
 

Editor : Ahmad Antoni

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network